Pemberkatan Akhir Tahun 2021 Batam : Menyelami Sutra, Mempraktikkan Dharma
“Melalui keputusan bersama, kami tetap mengadakan Pemberkahan Akhir Tahun namun relawan dan keluarga kami batasi hanya 50% sesuai dengan ketentuan di Batam,” jelas Rudi Tan, Ketua He Qi Batam.
Di samping itu, masyarakat luas dapat mengikuti Pemberkahan Akhir Tahun melalui siaran langsung lewat halaman Facebook Tzu Chi Batam dan aplikasi Zoom Meeting.
Tema yang diusung pada acara pemberkahan tahun ini adalah “Bervegetaris, melindungi kehidupan dan giat menciptakan berkah. Bersama menebarkan kebajikan serta cinta kasih dengan keyakinan, ikrar dan praktik.” Pandemi ini belum ada obatnya, Master Cheng Yen selalu menyerukan harus menyebarkan dan menggalakkan niat bervegetaris. Bervegetaris melindungi kehidupan, bersama menebarkan kebajikan dan cinta kasih kepada semua mahluk.
Sementara itu, cinta kasih insan Tzu Chi juga terlihat melalui tayangan kilas balik Tzu Chi. Sepanjang tahun 2021, insan Tzu Chi dari berbagai belahan dunia dengan welas asih menolong orang yang membutuhkan. Hal ini membuat salah satu hadirin, Teddy merasa terharu melihatnya.
“Kalau ada bencana, saya melihat Tzu Chi datang membantu tanpa membedakan ras, suku dan agama. Itu bagus di mana ajaran cinta kasih sesuai dengan itu,” pungkasnya.
Sebanyak 159 relawan isyarat tangan menyelami Bab Pendahuluan – Persamuhan Sutra Teratai. Latihan selama dua bulan berhasil menampilkan lautan Dharma yang agung nan megah. Penyelam Dharma berasal dari berbagai usia, dari usia lanjut hingga Bodhisatwa cilik, salah satunya Elaine Fang yang baru berusia 9 tahun. Elaine yang baru pertama kali mengikuti Pemberkahan Akhir Tahun merasa sangat senang.
“Saya suka Shou Yu, kelak besar nanti, saya mau jadi guru Shou Yu di Tzu Chi,” katanya.
Hal yang sama dirasakan Sarinah. “Perasaannya senang, merasa bahagia bisa ikut Shou Yu tampil hari ini, sangat senang.” Sarinah menyampaikan tujuan ke Tzu Chi adalah untuk menambah kebajikan, “Saya datang ke Tzu Chi karena Tzu Chi adalah ladang yang bagus untuk menambah kebajikan,” imbuh Sarinah.
Mengajarkan isyarat tangan kepada 159 penyelam sutra tentunya bukan hal yang mudah. Tim isyarat tangan bersungguh hati mengakomodir waktu para penyelam sutra dengan latihan secara daring maupun luring.
“Untuk yang agak sibuk, kami juga telah merekam gerakannya agar mereka (penyelam Sutra) bisa latihan di rumah,” jelas Merry selaku koordinator isyarat tangan.
Setiap tahun, Master Cheng Yen selalu menggunakan royalti dari penjualan bukunya untuk membagikan angpao berkah sebagai ucapan syukur kepada semua insan Tzu Chi. Master juga mendoakan kita selalu bertumbuh jiwa kebijaksanaannya hari demi hari, berharap seluruh insan Tzu Chi bervegetaris melindungi kehidupan, bersama-sama menebarkan kebajikan dan cinta kasih.
Ketua He Qi Batam, Rudi Tan berharap agar pandemi segera berakhir dan dapat mengajak lebih banyak orang untuk berdoa bersama.
“Dengan lebih banyak orang melakukan doa bersama, manfaatnya akan lebih besar daripada yang sedikit orang,” pungkasnya.
Fotografer : Jimmy, Suwati (Tzu Chi Batam), Hardy (Tzu Chi Selatpanjang), Yeni V. (Tzu Chi Tanjung Pinang),
Editor : Khusnul Khotimah.