Kegiatan Nasional

Penampilan Pendekar Kungfu Shaolin yang Begitu Memukau

Penampilan 21 pendekar Kungfu Shaolin yang datang langsung dari Provinsi Henan, Tiongkok, di Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada hari Senin malam, 16 September 2024, sungguh mengundang decak kagum. Para penonton yang memenuhi ruangan Guo Yi Ting (Aula Jing Si Lt. 3) dibuat terpukau dengan keindahan dan kelincahan jurus-jurus seni bela diri tertua di dunia tersebut. Gerakan kungfu dengan menggunakan pedang dan juga tongkat berpadu dengan musik yang indah dan video berlatar pegunungan Shongsan memberikan pengalaman yang sangat mengesankan.

Sebagai pembuka, ada penampilan atraksi tabuhan tambur yang dipersembahkan oleh generasi muda Wihara Mahavira Grha Pusat Jakarta.
Meski hanya berlangsung 20 menit, gerakan-gerakan akrobatik para pendekar Kungfu Shaolin mampu memukau para penonton di Ruangan Guo Yi Ting, Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara.
Sebagai bagian dari pengenalan Kungfu Shaolin, para biksu dari kuil Shaolin Tiongkok ini telah hadir di lebih dari 60 negara dan menampilkan atraksi Kungfu Shaolin yang spektakuler.
Maruarar Sirait, salah satu penonton, terpesona dengan penampilan para pendekar Kungfu Shaolin yang sebelumnya hanya bisa ia lihat dari film-fim saja. Karena itu ia sangat senang akhirnya dapat melihat langsung.
Wow, menurut saya ini proses yang panjang bisa sampai luar biasa, konsentrasi, tenaga dalam, fisiknya, dan seninya. Saya yakin itu berlatihnya tidak pendek, bertahun-tahun. Ya semua ada prosesnya ya. Orang hidup juga mau berhasil, mau sukses, mau hebat, bisa jadi seorang yang ahli harus mengikuti proses, latihan yang panjang, tekun, disiplin,” ungkap Maruarar.
Ada banyak makna yang dalam dari tiap gerakan Kungfu.
Ketua Asosiasi Buddhis Provinsi Henan Shi Yongxin memberikan cindera mata kepada Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Sugianto Kusuma. Penyerahan cindera mata ini disaksikan juga oleh YM. Hui Siong Mahanayaka, President World Buddhist Sangha Council.
Shi Yongxin, Ketua Asosiasi Buddhis Provinsi Henan, begitu bahagia dapat kembali mengunjungi Indonesia. Tak hanya menghadirkan penampilan para pendekar Kungfu Shaolin di Tzu Chi Center, kedatangan delegasinya ke Indonesia juga dalam rangka berziarah ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, pada tanggal 17 dan 18 September 2024 mendatang.
“Pada hari ini kita bisa berkumpul di Indonesia di mana ribuan tahun yang lampau, kami dan Indonesia telah mengadakan suatu pertukaran budaya, perdagangan, sampai seni-seni kehidupan yang terjalin dengan sangat erat. Di mana kita mengenal Borobudur merupakan pusat pendidikan, latihan yang ada di dunia yaitu Buddhis Center,” ujar Shi Yongxin, Ketua Asosiasi Buddhis Provinsi Henan.
Kehadiran Shi Yongxin bersama delegasinya ini merupakan sebuah kehormatan bagi Tzu Chi Indonesia. Pembimbing dan pengawas Tzu Chi Sedunia, Stephen Huang bahkan turut hadir menyambut kedatangan tamu istimewa ini.
“Saya mewakili Master Cheng Yen (pendiri Tzu Chi) menyampaikan selamat datang di Tzu Chi Indonesia dan selamat datang ke Indonesia bagi delegasi Shaolin dari Tiongkok,” tuturnya.
Pembimbing dan pengawas Tzu Chi Sedunia, Stephen Huang juga hadir menyambut delegasi dari Kungfu Shaolin.
Maruarar Sirait (kiri), salah satu penonton terpesona dengan atraksi para pendekar Kungfu Shaolin.
Dalam kunjungan ini, Stephen Huang juga sembari memperkenalkan kiprah dari Tzu Chi Indonesia bagi masyarakat selama 30 tahun ini.
“Saya sangat bersyukur dan terima kasih kepada insan Tzu Chi di Indonesia yang telah bersumbangsih selama 30 tahun ini sehingga di Indonesia, empat misi Tzu Chi telah dijalankan dengan lengkap. Dan dengan demikian Tzu Chi Indonesia juga merupakan salah satu cabang Tzu Chi terbesar di dunia,” pungkasnya.

Jurnalis : Khusnul Khotimah,
Fotografer : Agus DS., James Yip, Merry Hasan (He Qi Barat 2), Henry Tando (He Qi Muara Karang),
Editor : Hadi Pranoto.