Presiden Joko Widodo Meninjau Bantuan Tzu Chi di Sintang
Relawan Tzu Chi yang turut membantu menyalurkan bantuan untuk warga Kab. Sintang dan Kab. Melawi pada 16 – 19 November 2021 lalu turut hadir dalam kunjungan Presiden Jokowi ini.
Hong Tjhin, Sekretaris Umum Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berkesempatan menjelaskan kepada Presiden Joko Widodo beserta pihak dari Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, Kementerian Perhubungan, dan Sekretaris Negara tentang jumlah bantuan yang sudah Tzu Chi salurkan.
Bantuan yang telah Tzu Chi salurkan yaitu berupa beras sumbangan dari Pengusaha Peduli NKRI dan KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) sebanyak 220.000 kg, mi instan (83.000 bungkus), minyak goreng (4.575 pouch), air mineral (21.000 botol), biskuit (15.000 bungkus), telur (500 kg), obat masuk angin (5.000 buah), selimut (1.000 buah), pembalut (8.000 buah), popok bayi (12.000 buah), dan paket higienis (sabun mandi, sikat dan pasta gigi) sebanyak 1.000 buah untuk warga Kab. Sintang dan Kab. Melawi.
Pada sambutannya Presiden Joko Widodo mengatakan akan membangun infrastruktur dalam rangka mengatasi banjir. “Pembangunan tanggul geotube yang diisi pasir dalam jangka pendeknya bisa mengurangi banjir,” ujar Jokowi.
Di awal pandemi, inisiatif yang dilakukan Tzu Chi Indonesia bersama Pengusaha Peduli NKRI yang bermula pada Maret tahun 2020, berhasil menggalang dana lebih dari Rp 660 miliar. Dana yang terkumpul kemudian diwujudkan untuk pengadaan bahan pangan bagi masyarakat, beserta peralatan kesehatan seperti ventilator, alat pelindung diri, peralatan uji cepat, masker bagi para tenaga kesehatan, dan fasilitas medis melalui koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Bantuan ini pun sudah tersebar ke 358 institusi dan 1.080 rumah sakit serta Puskesmas di Jabodetabek, dan 26 provinsi lain di Indonesia.
Selain itu dalam momentum perayaan Imlek, Tzu Chi Indonesia dan Pengusaha Peduli NKRI juga telah melaksanakan pembagian 7.381.790 kg beras dan 13.739. 840 lembar masker medis kepada 738.179 keluarga yang terdampak (secara ekonomi) wabah Covid-19 yang tersebar di 6 Provinsi di Pulau Jawa.
Fotografer : Muchlis Jr (Biro Pers Sekretariat Presiden), Anand Yahya, Arimami Suryo A.,
Editor : Metta Wulandari, & Hadi Pranoto.