Relawan Tzu Chi Mengirim Beras ke Girlstown dan Boystown di Silang, Cavite
Relawan Tzu Chi melakukan perjalanan ke sekolah Sister of Mary – di Girlstown pada tanggal 26 Maret 2022, dan di Boystown pada tanggal 31 Maret 2022 – untuk mendonasikan total 2.400 karung beras (sekitar 24.000 kg) kepada para siswa yang tinggal di komplek asrama siswa di Silang, Cavite. Pada kedua kesempatan tersebut, para biarawati dan anak-anak asuh mereka secara pribadi berterima kasih kepada para relawan untuk kemurahan hati dan perhatian mereka serta membantu menurunkan berkarung-karung beras. Mereka juga membawa para pengunjung mengelilingi fasilitas mereka yang luas.
Saat ini, ada 2.300 orang siswi di Girlstown dan 1.300 orang siswa di Boystown. Sebanyak 50 orang biarawati menjaga kedua komplek sekolah dan asrama tersebut.
“Selama masa pandemi, kami kekurangan beras, yang kami santap di setiap makan siang dan makan malam,” kata seorang siswi kelas 12 bernama Ana Maureen Zalun. “Terima kasih untuk beras-beras yang anda berikan kepada kami.”
“Sangat penting bagi kami, terutama anak-anak yang sedang tumbuh ini, untuk memiliki nutrisi yang cukup pada makanan mereka,” kata Suster Myla Mora, yang bertanggung-jawab di dapur. “Ini adalah untuk kepentingan mereka karena membantu mereka untuk belajar dengan baik. Mereka memiliki jadwal yang padat : mereka pergi ke sekolah kemudian melakukan kegiatan setelah sekolah, jadi mereka benar-benar perlu makanan sehat.”
Pastor Diodesan Amerika Serikat Monsignor Alosius “Fr. Al” Schwartz mendirikan kongregasi Sister of Mary di Busan, Korea Selatan, pada tahun 1964. Sejak awal, kongregasi memberikan pendidikan akademi dan kejuruan secara gratis kepada kaum muda yang kurang mampu, bantuan medis kepada mereka yang sakit dan sekarat, dan menampung para tunawisma di Korea.
Menerima penghormatan Ramon Magsaysay Award pada tahun 1983 untuk perannya memberantas kemiskinan, Fr. Al diundang oleh Archbishop Manila Jaime Cardinal Sin untuk mendirikan kongregasi dan yayasan amal di Filipina. Saat ini, ada sekolah dan asrama siswi Sister of Mary di wilayah pemukiman Biga dan sekolah serta asrama siswa di wilayah pemukiman Aldas di Silang, Cavite. Kongregasi juga memiliki sekolah dan asrama siswi di kota Talisay dan sekolah serta asrama siswa di kotamadya Minglanilla di Cebu.
Terima kasih untuk upaya Fr. Al, anak-anak seperti Ana Maureen Zalun kini punya banyak peluang di masa depan mereka. Lahir di Cagayan Valley pada keluarga petani, anak ketiga dari lima bersaudara ini telah tinggal dan sekolah di Girlstown selama 5 tahun terakhir. Melalui sekolah dan dorongan para biarawati, dia kini memiliki keahlian memakai Photoshop dan drafting, dan bercita-cita menjadi seorang sarjana sipil di masa depan.
Pada tahun 1985, sebuah hubungan antara kongregasi Sister of Mary dan Yayasan Tzu Chi terjalin, ketika Yayasan Tzu Chi mengakuisisi sebuah asrama siswi milik kongregasi Sister of Mary di Sta. Mesa, Manila. Walaupun banyak pihak menyatakan ketertarikan mereka untuk membeli properti tersebut, kongregasi memilih Tzu Chi yang mendukung keyakinan mereka untuk menolong kaum miskin.
Hubungan baik antara Yayasan Tzu Chi dan kongregasi Sister of Mary tetap terjaga. Dari waktu ke waktu, para siswa akan datang ke Buddhist Tzu Chi Campus (BTCC) di Sta. Mesa, Manila, untuk menjalani pemeriksaan mata dan kecamata gratis. Dan para relawan Tzu chi secara rutin mengirim beras dan bantuan lainnya kepada para siswa.
“Saya sangat berterima kasih kepada Yayasan Tzu Chi,” kata Suster Myla. “Kami menampung para siswa secara gratis jadi kami membutuhkan donasi dari pihak lain dari seluruh dunia. Beras yang anda berikan sangat membantu kami.”
Jurnalis : Joy Rojas,
Fotografer : Matt Serrano, Daniel Lazar,
Diterjemahkan oleh : Sik Pin.