Sayangi Bumi dengan Kedua Tangan
Relawan komunitas Pematang Siantar memantapkan Misi Pelestarian Lingkungan dengan melakukan edukasi serta pemilahan barang-barang bekas di luar depo tepatnya di jalan Surabaya, inti perkotaan.
Sejak pagi hari satu persatu relawan menuju titik pemilahan, membawa barang-barang bekas dari rumah untuk dipilah di lokasi titik pemilahan. Kegiatan pemilahan barang-barang ini dihadiri 14 relawan dan delapan relawan kembang.
Sejak pagi hari satu persatu relawan menuju titik pemilahan, membawa barang-barang bekas dari rumah untuk dipilah di lokasi titik pemilahan. Kegiatan pemilahan barang-barang ini dihadiri 14 relawan dan delapan relawan kembang.
Jari-jemari relawan dengan lincahnya memilah botol-botol plastik membuka tutup botol, melepaskan label botol. Di sisi lainnya relawan ada yang memilah kertas buku, merapikan karton dan memisahkan kaleng-kaleng bekas diselingi obrolan-obrolan ringan menggembirakan.
“Hari ini kita melakukan kegiatan daur ulang di titik pemilahan eksternal dari depo kita, tujuan nya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya daur ulang terhadap kelangsungan hidup manusia di Bumi,” ujar Manto koordinator kegiatan kali ini. Manto berharap banyak orang yang tergerak hatinya untuk melakukan pelestarian lingkungan bersama relawan Tzu Chi.
“Hari ini kita melakukan kegiatan daur ulang di titik pemilahan eksternal dari depo kita, tujuan nya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya daur ulang terhadap kelangsungan hidup manusia di Bumi,” ujar Manto koordinator kegiatan kali ini. Manto berharap banyak orang yang tergerak hatinya untuk melakukan pelestarian lingkungan bersama relawan Tzu Chi.
Mengingat sampah dari tahun ke tahun selalu bertambah di kota Siantar, pemakaian barang barang yang sulit terurai. Penggunaan kemasan air mineral di mana mana, ini menjadikan kerusakan lingkungan secara sistematik, perubahan cuaca, suhu panas ekstrem, dan bencana alam sehingga kegiatan daur ulang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia di bumi.
Go A Siem relawan yang turut dalam pemilahan mengaku senang adanya kegiatan pemilhan barang-barang yang bisa di daur ulang. “Hati gembira bisa berkumpul dan berbuat baik sekaligus menjaga kebersihan lingkungan, semua orang bisa belajar melakukan kebajikan melalui daur ulang,” ucap Go A Siem.
Go A Siem relawan yang turut dalam pemilahan mengaku senang adanya kegiatan pemilhan barang-barang yang bisa di daur ulang. “Hati gembira bisa berkumpul dan berbuat baik sekaligus menjaga kebersihan lingkungan, semua orang bisa belajar melakukan kebajikan melalui daur ulang,” ucap Go A Siem.
Perasaan senang juga dialami oleh Ernest warga yang menyumbangkan baju layak pakai kepada Yayasan Tzu Chi. “Mudah-mudahan baju-baju ini bisa berguna bagi yang membutuhkan, juga berterima kasih pada relawan Tzu Chi yang ramah ramah semua,” ucap Ernest.
Kegiatan pemilahan barang-barang yang bisa didaur ulang memberi kesan positif. Kegiatan pemilahan ini melatih kesabaran dalam memilah, merapikan, mengikat dan mengangkat dengan kedua tangan, berkontribusi untuk keselamatan bumi.
Jurnalis : Iwan (Tzu Chi Medan),
Fotografer : Ai ly, Lydia (Tzu Chi Medan),
Editor : Anand Yahya.
Kegiatan pemilahan barang-barang yang bisa didaur ulang memberi kesan positif. Kegiatan pemilahan ini melatih kesabaran dalam memilah, merapikan, mengikat dan mengangkat dengan kedua tangan, berkontribusi untuk keselamatan bumi.
Jurnalis : Iwan (Tzu Chi Medan),
Fotografer : Ai ly, Lydia (Tzu Chi Medan),
Editor : Anand Yahya.