Titik Green Point di Komplek Graha Sunggal
“Hendaknya tidak hanya mencintai manusia saja namun juga harus mencintai bumi ini. Sebab jika bumi dalam kondisi selamat, manusia baru bisa selamat.”
(Kata Perenungan Master Cheng Yen)
Pembuangan sampah selama ini menjadi satu masalah yang dihadapi masyarakat. Seringnya, masyarakat luas masih menggabungkan jenis sampah organik dan non-organik sehingga dapat menimbulkan penumpukan sampah sehingga akan lebih susah dipilah untuk dimanfaatkan kembali. Untuk mengatasi hal tersebut, masyarakat juga harus memiliki kesadaran bijak memilah sampah sejak dini. Tzu Chi pun terus mendukung ketersediaan titik pemilahan sampah atau titik green point untuk memudahkan masyarakat dalam memilah sampah demi melestarikan lingkungan bersama.
Peresmian green point dimulai dengan kata sambutan dari pengurus Komplek Graha Sunggal, yakni Kalianto yang berharap warga di komplek bisa menerapkan pelestarian lingkungan di rumah masing-masing seperti memilah sampah yang bisa didaur ulang dan meletakkannya ke dalam keranjang green point. “Saya berharap ke depannya semua warga di sini bisa semangat dan bersama-sama menjaga Bumi kita ini karena ini semua berawal dari diri sendiri sehingga komplek kita ke depannya semakin bersih dan rapi,” ujar Kalianto.
Lysandra yang merupakan relawan komite Tzu Chi di Hu Ai Petisah menjelaskan secara singkat dan jelas kepada masyarakat tentang Tzu Chi kepada warga. Tak sampai di sana, Ardi, relawan Tzu Chi lainnya menyambung sharing dengan pelestarian lingkungan Tzu Chi. Ia memaparkan tentang barang apa saja yang bisa didaur ulang serta meminta masyarakat untuk menjalankan prinsip 5R: Re-Think, Reduce, Re-use, Repair, dan Recycle.
Dalam peresmian ini, relawan mengajak seluruh warga untuk bergerak ke arah titik green point untuk meresmikannya secara bersama. Para pengurus komplek dan relawan Tzu Chi secara simbolis meresmikan titik green point dengan mengetuk keranjang green point sebanyak 3 kali disusul dengan antusias para warga yang menaruh sampah daur ulang ke dalam keranjang green point.
“Saya harap ke depannya warga di Komplek Graha Sunggal bisa memilah sampah yang masih bisa dipakai dan diantar ke green point ini sebelum dibuang ke TPA,” ujar Thalia, koordinator kegiatan kali ini.
Relawan berharap, semoga dari titik daur ulang ke-39 ini, Komplek Graha Sunggal bisa menjadi inspirasi khayalak ramai untuk berbuat baik terhadap sesama dan juga Bumi tempat tinggal kita.
Fotografer : Vinson Theodoric (Tzu Chi Medan),
Editor : Metta Wulandari.