Tuang Celengan di Mall
“Berdana bukanlah hak istimewa orang kaya, melainkan partisipasi dari orang–orang berniat baik”
– Kata Perenungan Master Cheng Yen –
Sama halnya seperti Chitrawati, Dominikus Yola dan Angela Ika, yang merupakan sepasang suami istri ini pun turut bersemangat mengikuti kegiatan penuangan celengan. Di sela-sela kegiatan, mereka sempat berbagi kisah tentang perjalanan jalinan jodoh dengan Tzu Chi.
“Kami pertama kali mengenal Tzu Chi melalui seorang teman yang bekerja di DAAI TV. Setelah beberapa waktu mengamati para relawan Tzu Chi yang selalu bersungguh hati, ramah, santun, dan disiplin dalam melayani sesama, kami semakin tertarik untuk bergabung,” ucap Dominikus.
“Setelah bergabung, hidup kami terasa lebih bermakna karena memiliki kesempatan untuk membantu sesama. Kami merasa beruntung dan berbahagia dapat menjadi bagian dari Tzu Chi,” tambah Angela Ika.
“Walaupun ada beberapa outlet yang menolak dan sempat membuat saya merasa sedih, semangat serta energi positif dari para relawan lain membuat saya kembali bersemangat. Dari kegiatan ini, saya belajar bahwa dalam melakukan kebaikan tidak selalu semuanya berjalan mulus, tetapi dengan hati yang positif dan dukungan dari teman-teman relawan, kita dapat terus melangkah dan menebarkan cinta kasih kepada lebih banyak orang,” ucapnya senang.
Momen penuangan celengan juga selalu memberi pengingat akan sejarah berdirinya Tzu Chi Taiwan yang mana untuk membantu masyarakat membutuhkan, Master Cheng Yen mengajak 30 orang ibu rumah tangga untuk menyisihkan uang belanja mereka sebesar 50 sen setiap harinya. Dana yang terkumpul itulah yang digunakan untuk membantu masyarakat sekitar. Dari langkah sederhana tersebut lahirlah semangat “Dana Kecil, Amal Besar”, yaitu dana kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan manfaat yang besar bagi banyak orang.
Melalui celengan, setiap koin yang dimasukkan pun bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi sarana melatih diri dan menumbuhkan hati yang penuh rasa welas asih. Kebiasaan baik ini juga mengajarkan untuk senantiasa disiplin, memiliki rasa syukur, serta kepedulian terhadap orang lain karena dana yang terkumpul dari celengan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan yang dijalankan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Dengan demikian, setiap sumbangan, sekecil apa pun, dapat menjadi harapan dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
Jurnalis : Putri Wiejaya (He Qi Tangerang),
Fotografer : Putri Wiejaya, Sulianti Susilo (He Qi Tangerang),
Editor : Metta Wulandari.