Kegiatan Internasional

Tzu Chi Membangun Rumah PreFabrikasi untuk Korban Topan Badai Rolly dan Ulysses

Tzu Chi Filipina menyerahkan rumah prefabrikasi kepada 100 keluarga di Kota Tabaco, Albay, pada tanggal 06 Agustus 2022. Para penerima bantuan perumahan tersebut adalah mereka yang terkena dampak paling parah dari 11 wilayah pemukiman di kota kota yang diterpa Topan Badai Rolly dan Topan Badai Ulysses pada bulan November 2020, dua topan badai terdasyat yang pernah menghantam negara tersebut. 
Desa Cinta Kasih Tzu Chi pertama di wilayah Bicol yang terletak di wilayah pemukiman San Vicente, Kota Tabaco. Setiap rumah, yang berukuran 27 meter persegi, terbuat dari rangka baja tahan angin topan dan terdiri dari tiga kamar tidur, pintu geser, toilet, dapur, dan lantai bata. Desa tersebut juga dilengkapi dengan listrik, air bersih, dan tangki septik melalui pemerintah daerah Kota Tabaco.

Desa Cinta Kasih Tzu Chi di wilayah pemukiman San Vicente menjadi rumah bagi 100 keluarga yang terlantar akibat Topan Badai Rolly dan Ulysses.
Desa tersebut juga dilengkapi dengan listrik, air bersih, dan tangki septik melalui pemerintah daerah Kota Tabaco.
Setiap rumah, yang berukuran 27 meter persegi, terbuat dari rangka baja tahan angin topan dan terdiri dari tiga kamar tidur, pintu geser, toilet, dapur, dan lantai bata.

Daerah Bicol merupakan wilayah yang paling sering diterjang topan badai di Kepulauan Filipina, membuat para penghuni wilayah tersebut selalu berada dalam kondisi riskan. “Banyak penerima bantuan perumahan dulunya tinggal di bantaran sungai, dan setiap kali ada topan badai, jiwa mereka terancam. Jadi, perumahan ini sangat membantu mereka untuk keluar dari kesulitan,” jelas Ketua Relawan Tzu Chi di Bicol Antonio Tan.
“Saya sangat berterima kasih kepada para relawan karena tanpa upaya dan bantuan mereka semua, saya kira ini tidak akan jadi kenyataan,” kata Antonio Tan. 

Relawan Tzu Chi asal Manila bergabung bersama relawan Tzu Chi dari Bicol selama acara serah terima Desa Cinta Kasih Tzu Chi di Kota Tabaco pada tanggal 06 Agustus 2022.

Pendirian Desa Cinta Kasih Tzu Chi ini juga tidak akan terjadi tanpa kerjasama dengan pemerintah daerah Kota Tabaco, dibawah kepemimpinan Walikota Krisel Lagman-Luistro. “Kantor Urusan Teknik dan departemen lainnya mengulurkan tangan dan mengerahkan upaya mereka, dan kami juga ingin berterima-kasih kepada mereka,” kata Antonio Tan.
Tzu Chi Filipina telah melakukan bantuan kemanusiaan di wilayah Bicol selama lebih dari 20 tahun. Yang terbaru adalah pemberian bantuan bagi para korban topan badai di bulan November 2020 selama masa puncak pandemi Covid-19. Relawan membawa peralatan berat untuk membantu membersihkan puing-puing akibat topan badai, memberi bantuan makanan, memberi pekerjaan dengan bayaran, dan memberikan bantuan keuangan sebesar 18.000 sampai dengan 20.000 Peso Filipina kepada 10.000 keluarga.

Relawan Tzu Chi, penerima bantuan, dan pegawai dari pemerintahan daerah setempat turut serta menghadiri acara penyerahan Desa Cinta Kasih Tzu Chi di Kota Tabaco, Albay.
Relawan Tzu Chi dan petugas resmi dari pemerintah daerah setempat mengadakan acara gunting pita peresmian serah terima Desa Cinta Kasih Tzu Chi.

CEO Tzu Chi Filipina Henry Yunez bersama dengan Antonio Tan bertanya, “Apa lagi yang dibutuhkan oleh Kota Tabaco?”. “Saya jawab rumah, karena masih banyak keluarga yang terpaksa harus mengungsi tinggal disini. Dan ternyata, menjadi kenyataan,” kata Walikota Lagman-Luistro, yang terharu dengan upaya para relawan Tzu Chi.
“Ini benar-benar merupakan pekerjaan penuh cinta kasih dan tujuan yang lebih tinggi: untuk membuat rumah yang nyaman bagi para penerima bantuan,” kata Walikota Tabaco.
  

Relawan Tzu Chi dan petugas resmi dari pemerintah setempat berfoto bersama.
Ketua Relawan Tzu Chi wilayah Bicol Antonio Tan menyerahkan kunci rumah kepada salah seorang penerima bantuan.
Penerima bantuan perumahan juga menerima selimut, tempat tidur, beras, dan bahan bahan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Semangat cinta kasih yang besar juga dirasakan oleh Ferdilyn Bongon, salah seorang penerima bantuan perumahan. Rumah mereka di bantaran sungai hancur total oleh Topan Badai Rolly. “Kami sangat ketakutan karena kami tidak bisa dievakuasi. Kami terperangkap di lantai dua rumah kami tetapi air masih menjangkau kami,” kenang Ferdilyn.
Yatim piatu sejak 2013, pencari nafkah berusia 27 tahun ini tinggal bersama kakek dan nenek mereka serta kelima adiknya. Dia berjuang untuk menafkahi keluarganya sebagai pembantu administrasi di balai kota, dengan gaji sekitar 350 Peso Filipina per hari. Dia juga bekerja paruh waktu sebagai tukang pijat.
Setelah serangan topan, Ferdilyn berpartisipasi dalam program “Cash-for-Work” dari Tzu Chi dimana dia memperoleh 2.000 Peso Filipina untuk kerja membersihkan sisa-sisa badai selama dua hari. Dia juga menerima bantuan sembako dan uang tunai sebesar 28.000 Peso. Ketika terpilih untuk menerima lagi bantuan lain dari Tzu Chi berupa rumah tinggal benar-benar merupakan berkah yang sangat besar – yang sangat dia syukuri.
“Saya sangat berterima kasih dan begitu juga teman-teman saya. Tetapi saya benar-benar sangat bahagia karena kami tidak lagi perlu didaerah rawan bencana,” kata Ferdilyn. “Terima kasih Yayasan Tzu Chi atas upaya tanpa kenal lelah anda mendukung sesama.”

"Banyak di antara para penerima bantuan dulunya tinggal di bantaran sungai, dan setiap kali ada topan badai, jiwa mereka terancam. Jadi, perumahan ini menjadi bantuan besar untuk meringankan beban mereka," jelas Antonio Tan, Ketua Relawan Tzu Chi di Bicol.
"Ini benar-benar merupakan pekerjaan penuh cinta kasih dan tujuan yang lebih tinggi: untuk membuat rumah yang nyaman bagi para penerima bantuan," kata Walikota Tabaco Krisel Lagman-Luistro.
"Saya sangat berterima kasih dan begitu juga teman-teman saya. Tetapi saya benar-benar sangat bahagia karena kami tidak lagi perlu didaerah rawan bencana," kata Ferdilyn. "Terima kasih Yayasan Tzu Chi atas upaya tanpa kenal lelah anda mendukung sesama."

Proyek perumahan ini juga merupakan bantuan yang melegakan bagi pengemudi beca Manuel Borganio Jr.. Rumah mereka hancur total diterjang longsor dan angin kencang selama Topan Badai Ulysses. Kini perumahan di Desa Cinta Kasih Tzu Chi menjadi tempat berlindung yang aman bagi ketiga anaknya, istri dan ibunya.
“Saya bahagia ketika diberi bantuan rumah ini. Saya tidak perlu mengusahakannya, benar-benar diberikan secara sukarela kepada saya. Jadi, saya sangat bersyukur kepada Yayasan Tzu Chi,” kata Manuel.

Pengemudi beca Manuel Borganio Jr, bahagia memperoleh rumah baru bagi ketiga anak, istri, dan ibunya.
"Menolong orang lain sama sekali tidak susah ketika kita memahami bahwa memberi adalah sebuah kebahagiaan, bukan sebuah pengorbanan" - Dharma Master Cheng Yen.
 
Sumber : www,tzuchi.org.ph,
Jurnalis : Ben Baquilod,
Fotografer : Jeaneal Dando, Harold Alzaga,
Diterjemahkan oleh : Sik Pin.