Kegiatan Internasional

Tzu Chi Menyalurkan Bantuan Kepada Korban Topan Badai di Aurora

Relawan Tzu Chi melakukan misi pemberian bantuan di Dingalan, Aurora pada tanggal 11 dan 12 Oktober 2022 untuk menyalurkan bantuan berupa beras dan uang tunai kepada masyarakat yang terkena Topan Badai Karding. 2.400 keluarga dari wilayah pemukiman Ibona, Umiray, Paltic, dan Matawe menerima bantuan dari Tzu Chi.
Sebanyak 2.139 keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan sebagian menerima bantuan berupa beras 20 kg dan selimut dari Taiwan, sementara sebanyak 261 keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan total menerima tambahan bantuan berupa uang tunai. Sebanyak 20.000 Peso Filipina diberikan kepada keluarga dengan jumlah anggota sebanyak 1 atau 2 orang; 25.000 Peso Filipina diberikan kepada keluarga yang memiliki 3 atau 4 anggota; dan 30.000 Peso Filipina untuk keluarga dengan jumlah anggota lebih dari 5 orang.
Total kerusakan yang diakibatkan oleh Topan Badai Karding di Kotamadya Dingalan sebesar 432 juta Peso Filipina – yang terburuk dalam sejarah kota tersebut – Walikota Shierwin Taay berterima kasih dan memuji Yayasan Tzu Chi atas bantuan yang diberikan kepada warganya. “Anda tidak hanya memberikan bantuan material kepada kami, tetapi anda juga membantu kami melalui stress ini dengan doa, lagu dan dorongan untuk menringankan penderitaan kami,” kata Walikota Taay.
“Kami kesini tidak hanya sekedar memberi bantuan, tetapi juga untuk memberi kepada mereka harapan,” kata relawan Tzu Chi Elvira Chua.

Wakil CEO Yayasan Tzu Chi Filipina Woon Ng mengajarkan bahasa isyarat "Terima Kasih" dalam bahasa Mandarin kepada para penerima bantuan di Ibona National High School di Dingalan, Aurora.
Para penerima bantuan berdoa bersama relawan Tzu Chi.
Para penerima bantuan beroda bersama relawan Tzu Chi.
Walikota Dingalan Shierwin Taay turut bergabung dengan relawan Tzu Chi untuk menyalurkan bantuan.
Wakil CEO Yayasan Tzu Chi Filipina Woon Ng dan relawan Tzu Chi Elvira Chua menjelaskan teknologi dibalik selimut ramah lingkungan Tzu Chi.

Para penerima bantuan diberi kesempatan untuk bersumbangsih dengan berdonasi melalui celengan bambu Tzu Chi. “Pendiri Yayasan Tzu Chi Master Cheng Yen memulai semuanya dengan 50 sen koin. Bahkan disaat kita berpikir bahwa kita sudah tidak punya apa apa lagi, kita semua tetap punya kapasitas untuk membantu orang lain,” kata Elvira Chua.

Relawan Tzu Chi memimpin para penerima bantuan dalam memperagakan bahasa isyarat di Dingalan Municipal Multipurpose Gymnasium.
Penerima bantuan diberi kesempatan untuk turut bersumbangsih membantu orang lain.

Inilah pelajaran yang didapat oleh warga Umiray dan penerima bantuan Myrna Sales dari program pemberian bantuan Tzu Chi. “Saya menyadari bahwa meskipun kita miskin, kita juga bisa membantu,” kata Myrna, sambil meneteskan airmata ketika relawan memimpin mereka dalam doa bersama.
Selamat dari topan badai yang terburuk dalam hidupnya, Myrna ingat bagaimana angin kencang merobohkan pohon kelapa yang hampir menimpa dirinya dan cucunya. Myrna mengira mereka tidak akan selamat – tetapi dia bersyukur bisa selamat, dan Tzu Chi mendukung mereka untuk bangkit kembali.
“Ini adalah bantuan yang besar bagi kami karena kami tidak tahu dimana bisa mendapatkan uang sebanyak itu,” kata pekerja konstruksi Edward Sales Moreno, yang menerima bantuan uang tunai sebesar 30.000 Peso Filipina. “Ini akan berguna untuk membantu saya membangun kembali rumah kami untuk anak-anak dan ibu saya. Merekalah alasan saya untuk hidup. Mereka sumber kebahagiaan saya,” katanya.

Myrna Sales menceritakan kepada relawan Tzu Chi bahwa Topan Badai Karding menghancurkan rumahnya ketika disurvey pada tanggal 29 September.
Myrna menerima beras bantuan dari Tzu Chi sementara anaknya Edward menerima bantuan tunai sebesar 30.000 Peso Filipina.
Walikota Dingalan Shierwin Taay memberi pengarahan kepada para penerima bantuan.
Relawan Tzu Chi memimpin para penerima bantuan dalam doa bersama.
Peneriam bantuan berkata "Terima Kasih" dengan bahasa isyarat.
Relawan Tzu Chi membagikan selimut kepada para penerima bantuan.
Semua penerima bantuan mendapatkan beras 20 kg.

Bagi warga Paltic, Liezel Canete, bantuan dari Tzu Chi merupakan doanya yang terjawab. Mereka kehilangan rumah dan kapal penangkap ikan akibat Topan Badai Karding. Dengan bantuan uang tunai dari Tzu Chi, dirinya menemukan harapan untuk bangkit kembali.
“Saya terus berdoa selama bermalam-malam dan Tuhan menjawab doa saya melalui Yayasan Tzu Chi. Terima kasih sebesar-besarnya,” kata Liezel. 

Para penerima bantuan dan relawan Tzu Chi saling membungkukkan badan ketika serah terima bantuan sebagai tanda bersyukur.
Penerima bantuan sangat gembira ketika mengetahui jumlah bantuan uang tunai yang akan diberikan oleh Tzu Chi.
Relawan menggunakan genset, lampu darurat, dan telepon gengam ketika kegiatan pendataan yang berlangsung hingga malam hari.
Relawan menggunakan genset, lampu darurat, dan telepon gengam ketika kegiatan pendataan yang berlangsung hingga malam hari.
Walikota Dingalan Shierwin Taay memberikan sertifikat penghargaan kepada Yayasan Tzu Chi.
Sumber : www.tzuchi.org.ph,
Jurnalis : Ben Baquilod,
Fotografer : Jeaneal Dando, Harold Alzaga, Matt Serrano,
Diterjemahkan oleh : Sik Pin.