Kegiatan Internasional

Tzu Chi Membagikan Beras Kepada Keluarga Kurang Mampu di Payatas

Relawan Tzu Chi membagikan beras kepada keluarga kurang mampu di Payatas, Quezon City, pada tanggal 02 April 2022. Dengan bantuan dari Paroki Mother of Divine Protection, Tzu Chi membagikan 100 karung beras kepada para penerima bantuan dari program pemberian makanan yang dilaksanakan oleh gereja.
“Paroki Mother of Divine Protection berterima kasih kepada Yayasan Tzu Chi atas sumbangan beras tersebut. Ini benar-benar bantuan yang diharapkan karena keluarga-keluarga ini butuh makanan. Mereka adalah keluarga yang termiskin diantara yang miskin,” kata pastor paroki Fr. John Castillo FDP.

Relawan Tzu Chi menurunkan 100 karung beras bantuan bagi keluarga kurang mampu.
"Kami berharap anda semua melanjutkan lingkaran cinta yang dibagikan oleh Tzu Chi," kata relawan Tzu Chi Atty. Elvira Chua.
Relawan Tzu Chi membungkuk memberi hormat ketika menyerahkan sekarung beras isi 10 kg kepada penerima bantuan.

Diantara penerima bantuan adalah Ramon Roxas Jr. yang sangat senang menerima sekarung beras seberat 10 kg. Seorang pemulung, penghasilannya perhari adalah 180 sampai dengan 200 Peso dari hasil mengumpulkan dan menjual sampah plastik, botol, dan lainnya. Dia juga menghidupi keempat anak mendiang saudaranya serta ibunya yang sudah renta.
“Ini sangat sulit, tapi saya rasa begitulah hidup ini,” kata Roxas. Meskipun susah, Roxas tetap kuat untuk keempat keponakan dan ibunya. “Saya mendapatkan kekuatan dari Tuhan, karena Dia memberi kami segalanya.”
Karena penghasilannya tidak besar, menjadi bagian dari program memberi makan dari gereja sangat membantu bagi keluarganya. “Itu menjadi bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan kami jadi saya sangat berterima kasih,” kata Roxas.
Menerima berkah lain dari Tzu Chi merupakan kejutan baginya. “Saya sangat bahagia hari ini. Saya tidak menyangka bisa menerima beras hari ini. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Yayasan Tzu Chi,” tambahnya.
Selain mendapat makanan untuk perut, Roxas juga bahagia menerima makanan untuk jiwanya. “Saya berterima kasih kepada relawan Tzu Chi karena saya melihat langsung betapa bahagianya mereka bertemu dengan kami disini di program gereja,” dia kagum dengan sikap positif dan semangat para relawan Tzu Chi. “Saya juga belajar pentingnya berbagi kepada orang lain apa yang kita terima, seperti beras ini.”
Terinspirasi untuk berbagi siklus cinta kasih yang didapatnya dari Tzu Chi, Ramon berencana untuk membagi beras yang diterimanya kepada tetangganya. “Jika kita membiarkan cinta menang, maka akan ada kerukunan diantara kita, “katanya.

"Saya sangat bahagia hari ini. Saya tidak menyangka bisa menerima beras hari ini. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Yayasan Tzu Chi," kata Ramon Roxas Jr. yang berpenghasilan sekitar 180 Peso perhari sebagai pemulung.
"Jika kita membiarkan cinta menang, maka akan ada kerukunan diantara kita," kata Ramon yang mendapat inspirasi dari Tzu Chi untuk membagikan beras yang didapatnya kepada tetangganya.

Tak kalah terharu dengan kunjungan Tzu Chi adalah Marissa Corpuz, seorang ibu rumah tangga dengan dua anak. Suaminya diusia tuanya menerima penghasilan yang minim dari pekerjaannya sebagai penjaga bengkel sepeda. Untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Marissa sesekali mencuci baju tetangganya dan membersihkan rumah mereka.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Yayasan Tzu Chi, karena beras yang diberikan kepada kami hari ini benar-benar kami butuhkan,” kata Marissa.

Marissa Corpuz dan keluarganya menerima sekarung beras 10 kg dari Tzu Chi.
"Saya belajar dari relawan Tzu Chi untuk selalu memikirkan pikiran yang baik dan mengucapkan perkataan yang baik," kata Marissa. "Saya terinspirasi dan hari saya tersentuh dengan apa yang mereka ucapkan."
Relawan Tzu Chi dan pastor paroki Mother of Divine Protection berfoto bersama setelah acara pembagian beras selesai di Payatas, Quezon City.

Marissa juga merasa terberkati bertemu dengan relawan Tzu Chi. “Saya belajar dari relawan Tzu Chi untuk selalu memikirkan pikiran yang baik dan mengucapkan ucapan yang baik,” katanya. “Saya terinspirasi dan hati saya tersentuh dengan apa yang mereka ucapkan.”

Sumber : www.tzuchi.org.ph,
Jurnalis : Ben Baquilod,
Fotografer : Kendrick Yacuan,
Diterjemahkan oleh : Sik Pin.