Sanubari Teduh-324-Fisik dan Batin Tak Terlepas dari Dharma
Saudara se-Dharma sekalian, seiring berlalunya waktu,usia kehidupan kita pun terus berkurang. Waktu terus berlalu dan kehidupan ini tidaklah kekal. Setiap detik terus berlalu tanpa henti. Saat ini pada hari ini dengan saat ini pada hari kemarin berbeda. Waktu sudah bergulir. Demikian pula dengan kehidupan kita. Seiring berlalunya satu hari, usia kehidupan kita pun berkurang satu hari. Jika kita tidak tekun dan bersemangat, maka ketidakkekalanakan menghabiskan kehidupan kita. Karena itu, kita harus senantiasa menenangkan hatidan mendalami Dharma. Dengan begitu,baru kita dapattekun dan bersemangat. Pikiran dan perilaku kita jangan terlepas dari Dharma. Fisik dan batin kita jangan terlepas dari Dharma. Ini yang disebut tekun dan bersemangat. Kita sudah pernah mengulas tentang empat unsur tubuh dan lima agregat. Kita semua hendaknya ingat bahwa empat unsur tubuh haruslah seimbang. Jika salah satu unsur tubuh tidak selaras, maka kita akan jatuh sakit. Kita semua tahu bahwa penyakit mendatangkan penderitaan terbesar. Jadi, kita harus menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Untuk menjaga kesehatan tubuh,kita harus menjaga keselarasan empat unsur. Untuk menjaga kesehatan pikiran, kita harus tahu bahwalima agregat bagaikan pencuri
lima agregat meliputi rupa, perasaan, persepsi, dorongan karma, dan kesadaran. Saat enam indra bersentuhan dengan enam objek, bagaimana perasaan kita?Apakah timbul ketamakan, rasa suka, atau perasaan tidak suka? Contohnya ada orang yang sangat menyukai burung. Mereka akan pergi ke tempat yang sangat terpencil untuk menikmati habibat hidup burung. Ini sangat membuang-buang waktu. Di sini, setiap pagi, kita dapat mendengar suara kicauan burungdan suara jangkrik. Suara burung dan jangkrik membuat kita merasakan indahnya alam ini. Kita tahu bahwa itu adalah suara kicauan burung. Saat lebih pagi, kita dapat mendengar suara jangkrik. Saat suara burung dan jangkrik belum terdengar, kita dapat mendengar suara napas bumi. Ini semua bergantung pada kedamaian pikiran kita. Jika memiliki pikiran yang damai, secara alami kita akan merasakan kedamaian kondisi luar. Saat bersentuhan dengan kondisi luar, bagaimana perasaan kita? Setiap hari, saat duduk di sini, saya merasakan momen yang paling damai. Saya tahu saya sedang bernapas. Saya tahu napas saya berpadu dengan alam semesta.
Saya dapat mendengar suara kicauan burung di luar dan suara napas sendiri. Saat belum terdengar suara burung, kita dapat mendengar suara jangkrik. kita dapat mendengar suara jangkrik. Perpaduan suara kicauan burung dan jangkrik sungguh menciptakan kondisi yang indah. Irama yang tercipta sungguh indah. Itu membuat kita merasakankebahagiaan dan kedamaian. Jadi, jika dapat menenangkan hati, Jadi, jika dapat menenangkan hati, maka kita akan merasakan kondisi yang sangat indah. Kita tidak perlu pergi ke tempat yang jauh untuk menikmati kicauan burung. Ada pula orang yang menangkap burung dan mengurungnya di dalam sangkar. Setiap hari, mereka memandang burung itu untuk menikmatinya. Ini juga tidak benar. Karena kemelekatan diri, kita membatasi kebebasan burung.
Jika mengasihi burung, kita harus memberikan mereka ruang yang luas agar mereka dapat hidup bebas di habitatnya. Membiarkan burung memilih pohon yang disukainya merupakan cara kita untuk mengasihi mereka. Tidak mengganggu kehidupan mereka merupakan cara yang benar untuk mengasihi mereka. Inilah cinta kasih tanpa kemelekatan. Cinta kasih ini juga tidak merintangi makhluk lain. Dengan begitu, kita tidak mengganggu kehidupan dan juga bebas dari kemelekatan. Dengan membuka hati, maka kita tidak akan terpengaruh oleh agregat rupa yang mengganggu pikiran dan membuat kita berpikiran menyimpang. Agregat rupa dan perasaanmembuat kita membangkitkan persepsi. Karena mengasihi burung dan melekat terhadap suatu hal, seseorang mulai mengambil tindakan. Lima agregat atau Lima Skandha dapat mendorong kita menciptakan karma. Perbuatan kita akan menjadi benih karma yang tersimpan di dalam kesadaran kita. Akibatnya, dari kehidupan ke kehidupan,kita hidup diluar kendali. Kita menjalin jodoh burukdan menerima buah karma buruk. Jika pada kehidupan inikita menjalin banyak jodoh buruk, maka benihnya akan tersimpan di dalam hati kita dan hati orang lain. Setelah kita menjalin karma buruk, akan tercipta benih yang tersimpan di dalam kesadaran gudang kita dan kesadaran gudang orang tersebut.
Pada kehidupan mendatang, jalinan jodoh buruk iniakan terhubung kembali. Saat jalinan jodoh buruk berhimpun menjadi satu, maka lingkaran keburukan ini tak akan ada habisnya. Jadi, kita jangan menjalin jodoh buruk dengan orang agar tidak menanam benih buruk. Jadi, dorongan karma menyebabkan kita menjalin banyak jodoh buruk. Dari kehidupan ke kehidupan,jalinan jodoh buruk ini tak ada habisnya. Berikutnya dikatakan,”Enam indra bagaikan desa kosong.” Enam objek indra meliputi rupa, suara, aroma, rasa, sentuhan, objek pikiran. Enam objek bersentuhan dengan indra yang meliputi mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, dan pikiran. Saat enam indra bersentuhan dengan enam objek, maka semuanya akan tersimpan di dalam kesadaran. maka semuanya akan tersimpan di dalam kesadaran. Segala yang terdengar dan yang terlihat akan tersimpan di dalam kesadaran. Saat kita melihat kondisi luar, timbul kemelekatan. Inilah enam indra. Sesungguhnya, enam indra bagaikan desa kosong. Ia bagaikan sebidang cermin. Jika cermin kita bersih, ia dapat memantulkan gunung, pohon, anjing, kucing, dan lain-lain dengan jelas. Ia dapat memantulkan segala sesuatu dengan jelas. Contohnya, saat mendengar suara kucing, Contohnya, saat mendengar suara kucing, di dalam pikiran kita langsung timbul wujud kucing. Sekarang saya melihat langit sudah terang Sekarang saya melihat langit sudah terang dan pohon-pohon sudah mulai terlihat jelas.
Mata saya dapat melihat objek-objek itu. Jadi, pemandangan luar telah masuk ke dalam indra saya. Ini cara kerja enam indra. Ini cara kerja enam indra. Contoh lain adalah saat memakan makananyang asin atau manis. Rasa asin adalah kondisi luar, rasa manis juga adalah kondisi luar. Karena mencobanya dengan indra pengecap, kita tahu rasanya terlalu asin atau tidak cukup manis. Setelah mengecapnya dengan indra, timbullah perasaan. Inilah yang disebut enam indra. Sesungguhnya, kondisi luar terus berubah. Setelah berubah, maka ia menghilang. Kita hendaknya tahu bahwa semua itu adalah “kosong”. Namun, kita terus melekat dan menganggapnya “eksis”. Walaupun jelas-jelas itu adalah kosong, kita terus menginginkannya dan terus mengejarnya. Kita terus bertindak demi keinginan. Karena itu, keinginan disebut bagai teman palsu. Karena itu, keinginan disebut bagai teman palsu. Contohnya cinta di antara pria dan wanita. Saat sedang mengejar cinta, mereka berkata, “Meski laut mengering atau batu membusuk, cinta saya tidak akan berubah.” cinta saya tidak akan berubah.” Mereka berjanji,”Seumur hidup ini, cinta saya tidak akan berubah.” “Demikianlah cinta saya kepadamu.” Akan tetapi, seiring berlalunya waktu, setelah menikah, mereka mulai berubah.
Seiring berlalunya waktu, kondisi pun berubah. Dahulu adalah dahulu, sekarang adalah sekarang. Dahulu itu adalah masa-masa pria dan wanita baru saling jatuh cinta. Kini setelah menikah, mereka harus bekerja untuk mencari nafkah, menjamu rekan bisnis, dan lain-lain. Mereka punya alasan masing-masing. Apakah ini cinta yang sesungguhnya? Apakah ini cinta yang abadi? Apakah cinta mereka tidak akan berubah meski laut mengering dan batu membusuk? Saya pernah berkata bahwa fisik dan kehidupan kita fisik dan kehidupan kita juga terus mengalami perubahan. Kita pernah menjadi bayi. Bayi memiliki wujud bayi. Dari bayi, kita bertumbuh menjadi anak-anak, Dari bayi, kita bertumbuh menjadi anak-anak, remaja, anak muda, orang paruh baya, hingga lansia. Sebutannya berbeda-beda karena wujud tubuh yang berbeda-beda. Kita tidak dapat menjaga tubuh kita agar sehat dan muda selamanya. tubuh kita agar sehat dan muda selamanya. Ini hal yang tidak mungkin, terlebih lagi perasaan cinta. Berapa lama ia dapat bertahan? Kehidupan manusia tidak kekal. Perasaan cinta dapat berubah seiring waktu berlalu. Karena itu, keinginan dikatakan bagai teman palsu.
Cinta seperti ini bagaikan ilusi. Sesungguhnya, banyak hal merupakan ilusi. Kini kita melihat pohon di luar. Pohon-pohon itu adalah harapan. Karena itu, kita jangan merusaknya. Saya tidak akan menebangnya, lalu terus memeluknya di sisi saya. Tidak. Saya hanya akan melihatya dengan penuh rasa syukur karena ia telah menjernihkan udara. karena ia telah menjernihkan udara. Pohon bukan hanya untuk dinikmati oleh manusia, tetapi ia juga berfungsi untuk menjernihkan udara. Tubuh manusia juga tidak bersih. Buddha sering berkata bahwa kita harus merenung bahwa tubuh kita ini tidak bersih. Kita membuang udara yang kotor dan menghirup udara yang segar. Dengan begitu, baru kita dapat bertahan hidup dan hidup dengan sehat. Jadi, kita harus bersyukur dan mengasihi pohon-pohon di luar. Kita juga jangan merusak pohon-pohon itu. Kini pelestarian lingkungan sudah menjadi isu global di dunia internasional. Akibat ketamakan dan nafsu untuk mengejar kekayaaan, manusia menebangi pohon. Demi keuntungan pribadi, manusia menebangi pohon. Apa akibat dari menebang pohon? Konservasi air dan tanah akan menjadi rusak. Demi mencari keuntungan, manusia tidak memikirkan keselamatan hidup orang lain.
Dengan begitu, mereka menghalalkan segala cara. Pohon-pohon di hutan yang berusia ratusan bahkan ribuan tahun juga ditebang. Akibatnya, konservasi air dan tanahkehilangan keseimbangan. Konservasi air dan tanah mengalami kerusakan parah. Apa tujuan manusia menebangi pohon? Demi mengejar keuntungan. Mereka dapat menjualnya untuk mencari keuntungan. Dijual kepada siapa? Ada orang yang menggemari ukiran kayu. Ada orang yang menggemari ukiran kayu. Ada pula yang menggunakannyauntuk membuat perabot rumah tangga. Ada banyak kegunaan yang berbeda-beda. Kita hendaknya mengurangi nafsu keinginandan lebih berpuas diri. Kayu digunakan untuk membangun rumah. Kita hendaknya bersyukur karena memiliki rumah. Kita harus membersihkannya setiap hari agar tidak ditumbuhi rayap. Jika kita membersihkannya setiap hari, maka rayap, semut, dan lain-lain tidak akan menggerogotinya. Dengan begitu, baru rumah itu dapat bertahan lama sebagai tempat untuk melindungi kitadari terpaan angin dan hujan. Karena itu, kita harus bersyukur. Orang zaman sekarang sering mengganti perabot. Orang zaman sekarang sering mengganti perabot. Jika ada bagian yang tidak disukai,mereka langsung menggantinya.
Mereka tak henti-hentinya mengejar kepuasan sehingga lama-kelamaan jumlah pohon yang ditebang semakin banyak. jumlah pohon yang ditebang semakin banyak. Ini adalah prinsip yang sama. Ini adalah prinsip yang sama. Ini semua akibat ketamakan manusia. Ada orang yang tamak akan kenikmatan duniawi dan kesenangan sesaat sehingga terus merusak bumi. Semakin besar permintaan manusia, Semakin besar permintaan manusia, maka kerusakan yang tercipta pun semakin besar. Ini yang disebut kemelekatan. Sesungguhnya, semua itu hanyalah kondisi luar dan bersifat semu. Berapa banyak yang dapat kita nikmati? Segala objek luar yang kita lihat hanya dapat kita nikmati sesaat. hanya dapat kita nikmati sesaat. hanya dapat kita nikmati sesaat. Contohnya saat menyukai pot bunga ini, kita hanya bisa melihatnya saja. Kita tidak bisa memeluknya dan membawanya sepanjang hari. dan membawanya sepanjang hari. Tidak bisa. Jadi, segala sesuatu yang kita nikmati sesungguhnya hanya beradadi dalam kesadaran kita. Kita merasa ini bagus dan itu tidak bagus. Kita merasa ini bagus dan itu tidak bagus. Apakah kalian tak merasa itu semua bersifat semu? Apakah kalian tak merasa itu semua bersifat semu? Segala sesuatu di luar diri kita tidak ada satu pun yang nyata. Segala sesuatu yang bersifat semu itu membuat kita hidup tersesat. Kemelekatan terhadap segala sesuatuyang bersifat semu ditambah dengan hubungan antarsesama yang rumit ditambah dengan hubungan antarsesama yang rumit mendatangkan kekacauan bagi keluarga dan masyarakat. Hubungan yang tidak semestinya tidak hanya melukai perasaan, tetapi juga merusak hubungan keluarga. Selain merusak hubungan keluarga, mungkin juga mendatangkan masalah di tempat kerja. Kita sering melihat berita gossip.
Apakah itu ada hubungannya dengan kita? Akan tetapi, berita gosip sangat banyak. Ini karena akhlak manusia telah berubah. Ini semua terjadi akibat cinta yang semu. Kita harus mengetahui, memahami, dan menyadari semua ini. Kita harus memahami berbagai kebenaran itu. Setelah memahami kebenarandan dapat membedakan yang benar dan salah, maka kita tidak akan melakukan kekeliruan dan tidak akan tamak untuk mengambilyang bukan hak kita. Jadi, kita harus menyadari prinsip kebenaran. Jika tidak menyadari prinsip kebenaran, maka akan timbul kemelekatan di dalam diri kita. Janganlah kita demikian. Sekarang kita sering mendengar orang berkata, “Saya sangat kecewa terhadap manusia.” “Lebih baik saya menyayangi kucing, anjing, dan burung.” anjing, dan burung.” Karena itu, mereka memelihara banyak hewan. Ini benar atau salah? Tadi kita sudah berkata bahwa binatang memiliki habitatnya masing-masing. Dengan membiarkan mereka hidup bebas, itu barulah sungguh-sungguh mengasihi mereka.
Saya juga ingin berbagi sebuah kisah kepada kalian tentang buah karma baik. Kisah yang sangat mengagumkan ini membuktikan bahwasemua makhluk di enam alam kehidupan sangat sensitif dan memiliki perasaan. Ada seekor kucing yang memiliki indra keenam. Ini dapat mencari tuannya yang berada jauh. Kisah ini terjadi di Perancis. Tuan pemilik kucing ini ingin pindah rumah dari wilayah selatan ke utara. Hubungan kucing dengan anggota keluarga ini sangat baik. Semua orang di keluarga itusangat menyayangi kucing ini. Namun, karena harus pindah rumah, sang tuan memberikan kucing ini kepada temannya yang tinggal di dekat rumahnya. Dia berkata, “Tolong rawatlah kucing ini.” “Kami berikan kucing ini kepada Anda.” Tetangganya ini juga sangat mengasihi dan menyayangi kucing ini. Tuan rumah ini lalu pindah ke wilayah utara yang berjarak lebih dari 800 kilometer dari asalnya. Akan tetapi, kucing ini sangat merindukan tuannya yang sebelumnya. Suatu hari, kucing ini tiba-tiba menghilang dari rumahnya. Ia pergi meninggalkan rumah itu untuk mencari tuannya yang berada di tempat sejauh lebih dari 800 kilometer. Perjalanan dari selatan menuju utara berjaraklebih dari 800 kilometer, bagaimana kucing ini dapat menemukan tuannya? 13 bulan kemudian, kucing ini muncul di depan rumah tuannya. kucing ini muncul di depan rumah tuannya. Ia ditemukan oleh putri pemiliknya.
Saat melihat tuan kecilnya, seperti saat berada di rumah wilayah selatan, kucing ini mulai bermanja-manja. Ia menggosok-gosokan tubuhnya yang berarti ingin tuannya menggendongnya. yang berarti ingin tuannya menggendongnya. yang berarti ingin tuannya menggendongnya. Kabar ini pun mulai tersebar hingga dilaporkan oleh media massa. Seorang dokter hewan berkomentar bahwa baik kucing maupun anjing,semuanya memiliki indra keenam saat mereka sangat dekat dengan tuannya. Terkadang, saat tuannya berada dalam bahaya, saat sang tuan belum menyadarinya, si kucing sudah dapat merasakannya. Sesungguhnya, anjing juga memiliki indra keenam. Saat terjadi gempa di tanggal 21 September 1999, saya mendengar banyak kisah seperti ini. Kabarnya, sebelum gempa terjadi, anjing terus menggonggong untuk membangunkan tuannya. Tidak lama setelah sang tuan bangun, gempa bumi pun mengguncang. Mereka pun segera menyelamatkan diri sebelum rumahnya roboh. Ini kisah anjing yang menolong pemiliknya dengan indra keenam.
Semua makhluk di alam binatang, Semua makhluk di alam binatang, tak peduli kucing, anjing, babi, sapi, atau berbagai hewan lainnya, semuanya memiliki indra keenam. Manusia juga memiliki indra keenam. Dengan mengandalkan indra keenam, kucing dapat merasakan jalanyang pernah dilalui tuannya sehingga dapat terus mencari hingga tiba di depan rumah tuannya. Saudara sekalian, kelahiran di enam alam kehidupan Saudara sekalian, kelahiran di enam alam kehidupan berada di luar kendali kita. Semua hasil perbuatan kita akan tersimpan di dalam kesadaran kedelapan dan menentukan kehidupan kita selanjutnya tanpa bisa kita kendalikan. Kita harus menyadari kelahiran kembalidi enam alam kehidupan. Janganlah kita terbuai oleh ketamakan dan ilusi sehingga mendorong kita menciptakan karma buruk. Harap semua orang dapat lebih bersungguh hati.