Relawan Tzu Chi Bandung Bagikan 2.140 Takjil
Menjelang akhir bulan Ramadan, relawan Tzu Chi Bandung kembali mengadakan kegiatan pembagian takjil. Sebanyak 2.140 takjil dibagikan di dua lokasi, yaitu di sekitar Jing Si dan Rumah Sakit Unggul Karsa Medika. Relawan yang terlibat berasal dari empat Xie Li, yaitu Xie Li Kopo, Xie Li Setiabudi Mandalajati, Xie Li Mekarwangi, dan Xie Li Baros. Mereka bekerja sama untuk menebarkan kebaikan selama bulan yang penuh berkah ini.
Pembagian takjil kali ini tidak hanya ditujukan untuk warga sekitar Aula Jing Si Bandung, tetapi juga diberikan kepada para tenaga medis, keluarga pasien, dan pasien yang berada di Rumah Sakit Unggul Karsa Medika.
“Kami sangat berbahagia karena bisa berbagi dengan mereka yang berpuasa, terutama bagi para penunggu pasien dan tenaga medis. Tujuan utama kami adalah untuk membantu mereka yang sedang berpuasa,” ujar Lina Florencia, salah satu relawan Tzu Chi Bandung.
Pembagian takjil kali ini tidak hanya ditujukan untuk warga sekitar Aula Jing Si Bandung, tetapi juga diberikan kepada para tenaga medis, keluarga pasien, dan pasien yang berada di Rumah Sakit Unggul Karsa Medika.
“Kami sangat berbahagia karena bisa berbagi dengan mereka yang berpuasa, terutama bagi para penunggu pasien dan tenaga medis. Tujuan utama kami adalah untuk membantu mereka yang sedang berpuasa,” ujar Lina Florencia, salah satu relawan Tzu Chi Bandung.
Pihak Rumah Sakit Unggul Karsa Medika menyambut baik kegiatan pembagian takjil ini. Menurut mereka, ini merupakan bentuk toleransi yang sangat baik. Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan dalam bentuk materi, tetapi juga memberikan perhatian dan pendampingan kepada tenaga medis, pasien, dan keluarga pasien.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tzu Chi karena hari ini memberikan dukungan kepada rumah sakit kami dalam bentuk takjil. Dukungan ini bukan sekadar makanan untuk para tenaga medis, pasien, dan keluarga pasien. Kami juga melihat antusiasme dan rasa kepedulian yang luar biasa. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilakukan setiap tahun, dan semoga kebaikan ini terus berlanjut,” ungkap Dersissa Ratnaswari, Kepala Sub Bagian Sales Rumah Sakit Unggul Karsa Medika.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tzu Chi karena hari ini memberikan dukungan kepada rumah sakit kami dalam bentuk takjil. Dukungan ini bukan sekadar makanan untuk para tenaga medis, pasien, dan keluarga pasien. Kami juga melihat antusiasme dan rasa kepedulian yang luar biasa. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilakukan setiap tahun, dan semoga kebaikan ini terus berlanjut,” ungkap Dersissa Ratnaswari, Kepala Sub Bagian Sales Rumah Sakit Unggul Karsa Medika.
Persiapan pembagian takjil ini telah dilakukan oleh relawan selama satu minggu penuh. Setiap harinya, relawan bekerja sama untuk menyiapkan takjil tersebut. Tidak ada kata lelah bagi relawan yang dengan semangat menebarkan kebaikan.
“Persiapan sudah dimulai sejak minggu lalu, dengan mempersiapkan bahan-bahan. Kami sudah memasak takjil ini selama tiga hari, dan menyiapkan 1.040 takjil untuk orang yang berpuasa di sekitar aula Jing Si. Kami melakukan ini tanpa membedakan agama atau ras. Terlebih lagi, bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berbuat kebaikan,” ujar dr. Hendarto Parwono, relawan medis Tzu Chi Bandung.
Bulan yang penuh berkah ini menjadi momentum yang baik untuk berbagi cinta kasih yang murni, tanpa melihat perbedaan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Master Chen Yen, “Cinta kasih yang murni tanpa melihat perbedaan apapun.”
Jurnalis : Rizki Hermadinata (Tzu Chi Bandung),
Fotografer : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung),
Editor : Metta Wulandari.
“Persiapan sudah dimulai sejak minggu lalu, dengan mempersiapkan bahan-bahan. Kami sudah memasak takjil ini selama tiga hari, dan menyiapkan 1.040 takjil untuk orang yang berpuasa di sekitar aula Jing Si. Kami melakukan ini tanpa membedakan agama atau ras. Terlebih lagi, bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berbuat kebaikan,” ujar dr. Hendarto Parwono, relawan medis Tzu Chi Bandung.
Bulan yang penuh berkah ini menjadi momentum yang baik untuk berbagi cinta kasih yang murni, tanpa melihat perbedaan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Master Chen Yen, “Cinta kasih yang murni tanpa melihat perbedaan apapun.”
Jurnalis : Rizki Hermadinata (Tzu Chi Bandung),
Fotografer : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung),
Editor : Metta Wulandari.