Kumpulan Ceramah Master Cheng Yen

Bekerja Sama dengan Harmonis untuk Mempraktikkan Kebajikan

“Formasi 60 tahun Tzu Chi ini mengandung tiga makna. Pertama, kami akan mengasihi semua yang Master yang kasihi dan melakukan semua yang ingin Master lakukan. Jadi, kami juga akan terjun ke tengah masyarakat untuk menolong semua makhluk yang menderita. Kedua, dua hati di sisi kiri dan dua kaki di sisi kanan melambangkan perjalanan kami dari bertekad dan berikrar hingga menjalankan ikrar. Ketiga, dua kaki di sisi kanan ini juga melambangkan berkah dan kebijaksanaan. Kami sangat bersyukur kepada Master yang telah mendirikan silsilah Dharma Jing Si dan mazhab Tzu Chi sehingga kami dapat menapaki Jalan Bodhisattva yang agung,” kata Song Ji Hui, Wakil Ketua Tzu Chi Malaysia.

Saya selalu merasa bahwa saya sangat dipenuhi berkah. Berkah saya berasal dari kalian semua. Ini karena terdapat cinta kasih di dalam hati kalian. Karena mengasihi saya, kalian pun menghimpun cinta kasih kalian. Cinta kasih agung ini sangatlah menyentuh.
Insan Tzu Chi terdapat di seluruh dunia. Insan Tzu Chi yang jumlahnya begitu banyak memikirkan satu hal yang sama, yaitu peringatan ulang tahun Tzu Chi yang ke-60. Ulang tahun Tzu Chi yang ke-60 ini sangatlah bermakna bagi kita semua. Kita tahu bahwa ini merupakan hari besar bagi keluarga besar Tzu Chi. Karena itulah, semua orang berhimpun untuk memperingatinya. Saya sungguh sangat bersyukur.
Jangan melupakan semangat kalian saat ini dan tetaplah yakin terhadap Tzu Chi. Kita telah berjanji untuk kembali berhimpun di Tzu Chi dari kehidupan ke kehidupan. Saya sering berkata bahwa saya sangat khawatir. Buddha dan berbagai tokoh terkenal di masa lalu pernah menyatakan bahwa kondisi dunia di masa mendatang sangat mengkhawatirkan. Saya juga sangat khawatir. Bagaimanakah kondisi dunia di masa mendatang? Itu di luar kendali kita.
Namun, yang saya harapkan sekarang ialah setiap orang dapat bersungguh hati meneladan Buddha. Meneladan Buddha berarti berusaha menuju pencerahan. Mengenai pencerahan ini, saya harap kalian dapat merenungkannya dengan sungguh-sungguh. Kita harus belajar hingga tercerahkan atau tersadarkan. Kita harus meneladan Buddha dengan hati yang tulus. Saat tulus dan bersungguh hati meneladan Buddha, kita tentu harus menapaki Jalan Bodhisattva.
Belajar” dan “sadar” selalu saling berkaitan. Kita harus belajar menapaki Jalan Bodhisattva hingga tersadarkan. Jadi, kita harus belajar hingga tersadarkan. Tidak ada kata berhenti untuk belajar. Bagaimanapun kita belajar, itu tidaklah cukup. Kita harus belajar hingga tersadarkan. Kita masih kekurangan sesuatu untuk mencapai pencerahan sempurna.
Mencapai pencerahan sempurna berarti mencapai kebuddhaan. Pencerahan sempurna berarti tidak ada sedikit pun kekurangan. Ini mengingatkan kita untuk tidak beranggapan bahwa yang kita pelajari sudah cukup. Jangan mengira bahwa sedikit kekurangan bukanlah masalah. Jangan berpikir demikian. Kita hendaknya senantiasa ingat bahwa kita belum mencapai pencerahan sempurna. Karena itu, kita harus tetap rendah hati dan berusaha untuk mencapai pencerahan sempurna. Kita menjalankan Tzu Chi demi menyelamatkan orang yang menderita.
Lebih dari dua ribu tahun yang lalu, Buddha juga kembali ke Dunia Saha ini demi menyelamatkan semua makhluk yang menderita. Semua makhluk menderita karena tidak bisa menghapus kegelapan dan noda batin. Saat menjangkau orang-orang yang menderita, insan Tzu Chi terlebih dahulu memberikan bantuan pangan agar mereka dapat makan kenyang dan bertahan hidup. Karena itulah, kita harus menyempurnakan Empat Misi Tzu Chi, yakni misi amal, kesehatan, pendidikan, dan budaya humanis.
Kita harus memulai langkah kita dari sekarang. Kehidupan penuh dengan penderitaan. Tubuh manusia mengalami penderitaan berupa lahir, tua, sakit, dan mati. Orang sekaya apa pun tak luput dari lahir, tua, sakit, dan mati. Setiap orang tak lepas dari empat fase ini. Meski seseorang sangat kaya, usia kehidupannya tetap berkurang seiring waktu.
Buddha datang ke dunia untuk membimbing kita menghapus kegelapan batin agar dapat sepenuhnya tercerahkan. Kita harus bergandengan tangan dan melangkah maju bersama, baru bisa memahami keindahan jalan ini. Saya juga berharap begitu ada waktu luang, kalian dapat mendengar ceramah saya secara daring.
Kini, lewat ceramah saya, kita bisa terhubung satu sama lain. Kita harus menggenggam niat dan pikiran yang timbul sekarang. Sebagai guru dan murid, kekuatan dari kesatuan hati kita akan terus berlanjut. Saat kalian mengadakan upacara peletakan batu pertama, saya juga menyaksikan dari sini. Saya pun turut bersukacita dan bisa melihat harapan masa depan di sana.
Malaysia sangat luas dan memiliki banyak relawan. Kalian harus menghimpun kekuatan dan melakukan tindakan nyata. Perbedaan kalian dengan Tzu Chi Taiwan hanyalah saya memulai Tzu Chi di sini dan lebih dahulu berbagi tentang Tzu Chi dan menjalankan Tzu Chi daripada kalian. Hanya ini. Karena itu, saya sangat bersyukur.
Saya berjalan di depan dan kalian memberikan dukungan dari belakang. Kalian mengikuti langkah saya dengan erat sehingga dapat memberikan dukungan besar. Kalian juga memberi saya keyakinan besar untuk menjalankan Tzu Chi di dunia. Kalian harus berpegang teguh pada semangat dan filosofi Tzu Chi, bertindak dengan kesatuan hati, dan bergandengan tangan. Jangan terpisah terlalu jauh.
Meski telah memiliki banyak relawan di Malaysia, kalian hendaknya membimbing lebih banyak orang lagi agar satu seruan dapat direspons oleh banyak orang. Bimbinglah lebih banyak orang di setiap wilayah. Jika sesama relawan terpisah terlalu jauh, kekuatan kita akan sangat terbatas. Satu seruan hendaknya bisa direspons oleh banyak orang. Untuk itu, semua orang harus benar-benar bersatu hati, harmonis, saling mengasihi, dan bergotong royong.

Memperingati 60 tahun Tzu Chi dan menghimpun cinta kasih
Meneladan Buddha dengan tekun dan rendah hati
Tzu Chi bertujuan untuk menyelamatkan orang-orang yang menderita
Bekerja sama dengan harmonis untuk mempraktikkan kebajikan

Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 29 Mei 2026
Sumber : Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah : Hendry, Marlina, Shinta, Janet, dan Graciela
Ditayangkan Tanggal 31 Mei 2026

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888