Kegiatan Nasional

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Bandung: Penandatanganan SKB untuk Lanjutkan Komitmen

Komitmen Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kembali diwujudkan melalui penandatanganan Surat Kesepakatan Bersama (SKB), antara Tzu Chi Indonesia dan berbagai pihak terkait dalam Program Bebenah Kampung Renovasi 5.000 Rumah Tidak Layak Huni. Wilayah Bandung menjadi salah satu tempat dijalankanya program tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 10 April 2026.  
Untuk wilayah Bandung, Tzu Chi Indonesia berkomitmen untuk merenovasi 500 rumah tidak layak huni. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi kemanusiaan demi menghadirkan hunian yang lebih layak, sehat, dan aman bagi masyarakat kurang mampu.
Sebanyak 52 warga menandatangani Surat Kesepahaman Bersama (SKB) sebagai tanda di mulainnya renovasi rumah tidak layak huni di Kel. Babakan, Kec. Babakan Ciparay Kota Bandung.
Penandatangan SKB ini, menambah daftar jumlah renovasi rumah tidak layak huni di Bansung yang telah rampung sebanyak 417 rumah.
Acara penandatanganan berlangsung di Kantor Kelurahan Babakan, Keamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Dihadiri oleh relawan Tzu Chi, tokoh masyarakat, serta mitra kerja yang turut mendukung program ini. Salah satu relawan Tzu Chi Bandung, Marlius menyampaikan bahwa program renovasi rumah tidak layak huni bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga bentuk kepedulian untuk mengembalikan harapan dan martabat penerima manfaat. Ia pun menceritakan kondisi rumah warga sebelum direnovasi.
“Rumahnya memang sangat memprihatinkan, dengan luas 3×5 meter ini yang sudah lapuk atapnnya, saya harap bukan hanya rumah secara fisik yang bagus namun taraf kehidupannya juga akan lebaih baik lagi,” ujar Marlius.
Salah satu penerima manfaat, Yani (kanan) menunjukan kondiri rumahnnya yang telah rapuh dan bocor kepada relawan Tzu Chi yang berkunjung ke rumahnya.
Melalui program ini diharapkan proses renovasi dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Hingga kini 417 rumah telah rampung di renovasi di empat kecamatan yakni, Kecamatan Bojongloa Kaler, Babakan Ciparay, Bandung Kulon dan Gedebage.
Lurah Babakan, Dewi Waryanti, mengapresisasi program yang sangat bermaanfaat bagi warganya. Menurutnya, bantuan ini bukan hanya sekedar renovasi rumah, tetapi juga bisa mengembangkan masa depan warganya lebih baik lagi.
Alhamdulillah, Yayasan Buddha Tzu Chi membantu warga kami sebanyak 127 rumah yang di renovasi. Saya senang sekali bukan hanya rumah yang di renovasi, tapi juga kehidupan warga kami diperhatikan. Mudah-mudahan kedepannya warga bisa hidup lebih baik lagi,” ucap Dewi Waryanti.
Dengan kondisi atap yang rapuh dan dinding yang sudah lapuk, Tzu Chi Indonesia akan merenovasi rumah Yani menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati.
Salah satu warga yang menerima manfaat dari program ini, Yani (43), ibu dengan dua orang anak ini begitu bersyukur rumah yang ia tempati dengan keluarganya dapat direnovasi oleh Tzu Chi Indonesia. Rasa syukur itu datang karena, suami Yani hanya bekerja disalah satu toko di pasar dengan pengasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saya senang sekali, enggak kepikiran akan dibantu. Terima kasih untuk Yayasan Buddha Tzu Chi dan kelurahan. Saya engak sanggup perbaiki rumah ini sendiri, apa lagi suami kerja di toko orang dan enggak cukup buat rumah,” cerita Yani.
Diharapkan dengan komitmen Program Bebenah Kampung Renovasi 5.000 Rumah Tidak Layak Huni ini dapat menumbukan lingkungan hunian yang lebih layak dan kehidupan yang lebih Sejahtera untuk para penerima manfaat.

Jurnalis : Rizki Hermadinata (Tzu Chi Bandung),
Fotografer : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung),
Editor : Fikhri Fathoni.