Hadirkan Harapan Baru, Tzu Chi Selesaikan Program Renovasi 500 RTLH di Kabupaten Banyumas
Sebuah rumah bukanlah hanya sekadar bangunan tempat tinggal yang melindungi dari panas dan hujan. Di dalamnya tersimpan harapan, juga mimpi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Hal inilah yang dirasakan Sukarto Wardi (67) dan Kawiyah (65), pasangan Lansia asal Desa Kaliwangi, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ini merasakan kebahagiaan mendapatkan bantuan renovasi rumah dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
“Alhamdulillah, kayak mimpi, sekarang bisa menempati rumah ini dengan layak, bisa kumpul sama anak dan cucu. Seneng banget,” ucap Sukarto Wardi.
“Alhamdulillah, kayak mimpi, sekarang bisa menempati rumah ini dengan layak, bisa kumpul sama anak dan cucu. Seneng banget,” ucap Sukarto Wardi.
Dahulu, Sukarto Wardi dan Kawiyah tinggal di rumah yang jauh dari kata layak. Saat itu, kondisi dinding rumahnya hanya berupa papan kayu, atapnya sering bocor, dan lantainya hanya berlapiskan semen yang diplester seadanya. Saat datang musim hujan, ketakutan akan robohnya rumah yang mereka tempati pun semakin besar lantaran atap dan dindingnya sudah lapuk dimakan usia.
Keseharian Sukarto Wardi bekerja sebagai buruh tani di persawahan Desa Kaliwangi. Penghasilannya pun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di tengah keterbatasan yang dimiliki, Kawiyah juga tak pernah berhenti memanjatkan doa dan harapan agar suatu hari dapat memiliki rumah yang layak huni.
Kehadiran Tzu Chi lewat program renovasi rumah tidak layak huni menjadi jawaban dari doa-doanya selama ini. Rumah yang tadinya berdinding kayu, kini telah menjadi tembok yang kokoh, atapnya kuat, dan lantai dari plesteran semen kini berubah menjadi keramik. “Terima kasih, dapat bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi. Sekarang rumahnya udah aman, temboknya udah bagus, atapnya enggak bocor lagi, lantainya sudah dikeramik,” ucap Kawiyah bersukacita.
Program renovasi RTLH di kabupaten Banyumas yang dimulai sejak Juni 2025 merupakan hasil kerja sama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinperkim) Kabupaten Banyumas. Selama satu tahun pengerjaan, program ini telah terlaksana di 13 kecamatan dengan sebaran rumah-rumah di 22 desa serta didampingi oleh relawan lokal Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang berada di Banyumas.
Bersama Mewujudkan Hunian Layak
Selesainya Program Renovasi RTLH di Kabupaten Banyumas ini juga ditandai dengan kegiatan serah terima kunci secara simbolis yang diselenggarakan di Balai Desa Kaliwangi, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada hari Sabtu, 25 Juli 2026. Desa Kaliwangi sendiri merupakan desa yang terbanyak mendapatkan bantuan renovasi dengan jumlah 42 rumah.
Acara peresmian ini disambut antusiasme masyarakat dengan penuh kehangatan dan di meriahkan dengan tarian tradisional daerah. Bupati Kabupaten Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M., yang hadir dalam kesempatan ini juga memberikan apresiasinya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang telah menyelesaikan renovasi 500 RTLH di wilayahnya.
“Terima kasih kepada semua pihak khususnya Yayasan Buddha Tzu Chi yang berhasil menjalankan program ini. Kedepannya semoga kegiatan-kegiatan untuk membantu masyarakat dapat diadakan kembali di Kabupaten Banyumas,” ucap Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M.
Ketua Tim Tanggap Darurat (TTD) Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Joe Riadi yang hadir bersama relawan Tzu Chi Jakarta lainnya juga menyampaikan bahwa program renovasi 5.000 RTLH merupakan wujud nyata semangat gotong royong. “Kami berharap program ini memberikan manfaat jangka panjang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyumas,” ucapnya.
Selama proses survei hingga renovasi, staf Tzu Chi Indonesia juga dibantu relawan lokal dari Banyumas. Para relawan tidak hanya memeriksa kondisi rumah, tetapi juga mendengarkan kisah hidup, memahami kesulitan yang dihadapi, dan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan mereka.
Gancang Puwarto, selaku koordinator relawan lokal, mengatakan bahwa semangat kemanusiaan menjadi kekuatan yang menggerakkan para relawan untuk terus mendampingi masyarakat penerima manfaat sehingga 500 rumah di Kabupaten Banyumas telah berhasil direnovasi. “Kami berharap program-program Tzu Chi lainnya juga dapat hadir dan berkembang di Kabupaten Banyumas. Selain itu, Tzu Chi dapat menghadirkan kantor penghubung di daerah kami,” ujarnya.
Relawan Tzu Chi juga sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Banyumas yang begitu luar biasa selama proses renovasi berlangsung. Dengan penuh kepedulian, warga saling bahu-membahu membantu agar pembangunan rumah dapat segera diselesaikan. Koordinator Program Renovasi RTLH Tzu Chi Indonesia, Teksan Luis yang sudah beberapa kali hadir bersama relawan Tzu Chi Jakarta lainnya untuk memantau perkembangan juga menyampaikan rasa bahagianya karena telah berhasil menyelesaikan renovasi 500 RTLH di Kabupaten Banyumas.
“Harapan kedepannya, untuk para keluarga penerima bantuan dapat merawat rumahnya dengan baik. Semoga rumah yang kini telah layak huni tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga menjadi awal tumbuhnya kebahagiaan, ketenteraman, dan tumbuhnya masa depan mereka jadi lebik baik,” ucap Teksan Luis.
“Harapan kedepannya, untuk para keluarga penerima bantuan dapat merawat rumahnya dengan baik. Semoga rumah yang kini telah layak huni tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga menjadi awal tumbuhnya kebahagiaan, ketenteraman, dan tumbuhnya masa depan mereka jadi lebik baik,” ucap Teksan Luis.
Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilakukan Tzu Chi di Kabupaten Banyumas ini juga menunjukkan bahwa perubahan besar selalu berawal dari kepedulian dan ketulusan hati. Dengan harapan keluarga-keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak sehingga kualitas hidup menjadi lebih baik.
Jurnalis : Nur Al Fajar Rumsari,
Fotografer : Arimami Suryo A.,
Editor : Arimami Suryo A.
Fotografer : Arimami Suryo A.,
Editor : Arimami Suryo A.