Belajar, Berbagi, dan Berkah: Sebuah Perjalanan di Tzu Chi Pekanbaru
Waktu berlalu begitu cepat. Kita bersyukur telah melewati tahun 2024 dengan aman dan penuh makna. Dengan hati yang tulus, kita menyambut Tahun Baru 2025 dengan harapan dan semangat baru. Pada hari Minggu, 19 Januari 2025, Tzu Chi Pekanbaru mengadakan acara tahunan Pemberkahan Akhir Tahun (sesi umum) sebagai ungkapan syukur serta apresiasi kepada para relawan, donatur, dan masyarakat yang telah mendukung misi kemanusiaan Tzu Chi dengan penuh cinta kasih.
Tahun ini, acara Pemberkahan Akhir Tahun dikemas dengan konsep yang berbeda. Para tamu tidak hanya mengikuti prosesi pemberkahan, tetapi juga diajak berpetualang melalui 13 stan interaktif yang mengusung tema Wisdom Adventure.
Tahun ini, acara Pemberkahan Akhir Tahun dikemas dengan konsep yang berbeda. Para tamu tidak hanya mengikuti prosesi pemberkahan, tetapi juga diajak berpetualang melalui 13 stan interaktif yang mengusung tema Wisdom Adventure.
“Kami ingin menciptakan pengalaman yang lebih interaktif bagi para tamu dengan mengajak mereka mengunjungi berbagai stan sebelum mengikuti prosesi pemberkahan. Melalui kegiatan ini, mereka bisa mendapatkan wawasan baru, terutama tentang pelestarian lingkungan dan nilai-nilai kebajikan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Elisah, Wakil He Qi Tzu Chi Pekanbaru.
Salah satu tamu yang hadir, Mariana, Ketua Walubi Provinsi Riau, merasakan kesan mendalam dari acara ini. Ia berbagi pengalamannya, “Tzu Chi adalah yayasan yang luar biasa, terutama dalam menanamkan ajaran welas asih. Saya disambut dengan hangat dan diperkenalkan pada berbagai kegiatan yang telah dilakukan, termasuk pelayanan kepada pasangan suami-istri selama 16 tahun. Ini benar-benar mengajarkan kita bagaimana berbagi berkah kepada lebih banyak orang. Hari ini saya belajar bahwa dengan kontribusi kecil, kita bisa memberikan dampak besar.”
Salah satu tamu yang hadir, Mariana, Ketua Walubi Provinsi Riau, merasakan kesan mendalam dari acara ini. Ia berbagi pengalamannya, “Tzu Chi adalah yayasan yang luar biasa, terutama dalam menanamkan ajaran welas asih. Saya disambut dengan hangat dan diperkenalkan pada berbagai kegiatan yang telah dilakukan, termasuk pelayanan kepada pasangan suami-istri selama 16 tahun. Ini benar-benar mengajarkan kita bagaimana berbagi berkah kepada lebih banyak orang. Hari ini saya belajar bahwa dengan kontribusi kecil, kita bisa memberikan dampak besar.”
Jansen, salah satu peserta yang selalu hadir di acara Pemberkahan Akhir Tahun, juga merasakan pengalaman yang berbeda tahun ini. “Tahun ini terasa lebih berkesan karena banyak kegiatan yang membuat saya ingin berlama-lama di sini. Saya jadi lebih memahami bahwa Tzu Chi memiliki banyak program kemanusiaan. Di salah satu stan, anak-anak diajari cara menyajikan minuman untuk orang tua. Ini sesuatu yang sederhana, tetapi seringkali terlupakan di rumah. Tradisi ini sangat baik untuk diajarkan kepada anak-anak, terutama menjelang Imlek, agar mereka tidak hanya meminta angpau, tetapi juga belajar menghormati orang tua,” kata Jansen.
Selain mengunjungi berbagai stan, para tamu juga mengikuti sesi tayangan inspiratif serta menerima pemberkahan dari Master Cheng Yen. Tahun ini, pesan pemberkahan dari Master adalah Giat Mengembangkan Perhatian Benar untuk Belajar dan Sadar; Tekun dan Bersemangat dalam Mempraktikkan Jalan Bodhisattva. Beliau mengingatkan bahwa ketamakan adalah sumber kekeruhan yang menjauhkan dunia dari ketenangan dan keseimbangan. Oleh karena itu, kita semua perlu berdoa dengan tulus agar cinta kasih murni dapat terus tumbuh dalam hati setiap insan.
Selain mengunjungi berbagai stan, para tamu juga mengikuti sesi tayangan inspiratif serta menerima pemberkahan dari Master Cheng Yen. Tahun ini, pesan pemberkahan dari Master adalah Giat Mengembangkan Perhatian Benar untuk Belajar dan Sadar; Tekun dan Bersemangat dalam Mempraktikkan Jalan Bodhisattva. Beliau mengingatkan bahwa ketamakan adalah sumber kekeruhan yang menjauhkan dunia dari ketenangan dan keseimbangan. Oleh karena itu, kita semua perlu berdoa dengan tulus agar cinta kasih murni dapat terus tumbuh dalam hati setiap insan.
Sebagai puncak acara, relawan Tzu Chi menampilkan Fan Bai bagian ke-9 Enam Paramita serta isyarat tangan Bodhisattva Berlengan Seribu (Qian Shou Shi Jie), yang semakin menambah makna dan keharuan dalam momen pemberkahan ini.
13 Stan Wisdom Adventure yang Menginspirasi:
1. Kreasi Celengan Cinta Kasih
2. DIY Lampion Sukacita Imlek (Membuat lampion dari barang bekas)
3. Lestarikan Bumi, Sayangi Anak Cucu Kita (Sosialisasi pelestarian lingkungan)
4. Vegetarian Membawa Berkah (Sosialisasi gaya hidup vegetarian)
5. Kebersamaan Keluarga (Suguhan teh sebagai simbol keharmonisan)
6. Semangat Kemandirian Jing Si (Pameran produk Jing Si)
7. Sehat dengan Bervegetarian (Konsultasi kesehatan)
8. Perjalanan Cinta Kasihku Dimulai (Photobooth jejak cinta kasih relawan)|
9. Menyadari, Menghargai, dan Menciptakan Berkah Kembali (Sosialisasi misi amal)
10. Himpunan Tetesan Cinta Kasih (Penuangan celengan amal)
11. Inspirasi Kata Perenungan (Refleksi kebijaksanaan)
12. Keseruan dalam Kebaikan (Permainan edukatif bernilai kebajikan)
13. Eco Enzyme Banyak Manfaat (Edukasi tentang manfaat eco enzyme)
3. Lestarikan Bumi, Sayangi Anak Cucu Kita (Sosialisasi pelestarian lingkungan)
4. Vegetarian Membawa Berkah (Sosialisasi gaya hidup vegetarian)
5. Kebersamaan Keluarga (Suguhan teh sebagai simbol keharmonisan)
6. Semangat Kemandirian Jing Si (Pameran produk Jing Si)
7. Sehat dengan Bervegetarian (Konsultasi kesehatan)
8. Perjalanan Cinta Kasihku Dimulai (Photobooth jejak cinta kasih relawan)|
9. Menyadari, Menghargai, dan Menciptakan Berkah Kembali (Sosialisasi misi amal)
10. Himpunan Tetesan Cinta Kasih (Penuangan celengan amal)
11. Inspirasi Kata Perenungan (Refleksi kebijaksanaan)
12. Keseruan dalam Kebaikan (Permainan edukatif bernilai kebajikan)
13. Eco Enzyme Banyak Manfaat (Edukasi tentang manfaat eco enzyme)
Sebagai penutup, para tamu menerima angpau dari Master Cheng Yen serta suvenir sebagai tanda kasih. Sebanyak 308 tamu yang hadir merasa senang dan terinspirasi dengan pengalaman berharga yang mereka dapatkan dalam acara Pemberkahan Akhir Tahun 2024. Semoga kebijaksanaan dan cinta kasih yang diperoleh dari petualangan ini dapat terus berkembang dalam kehidupan sehari-hari.
Jurnalis : Arya Putra, Wismina, Kho Ki Ho (Tzu Chi Pekanbaru),
Fotografer : Hong Thay, Kho Ki Ho, Amy Parmi, Jimmy, Lina Violin (Tzu Chi Pekanbaru),
Editor : Hadi Pranoto.
Fotografer : Hong Thay, Kho Ki Ho, Amy Parmi, Jimmy, Lina Violin (Tzu Chi Pekanbaru),
Editor : Hadi Pranoto.