Doa dan Solidaritas untuk Warga Penyintas Erupsi Gunung Semeru
Para guru dan staf di Sekolah Tzu Chi Indonesia tak mau melewatkan kesempatan bersumbangsih bagi warga penyintas bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Senin sore itu setelah jam mengajar usai, mereka tak langsung pulang. Mereka bergegas menuju secondary cafetaria, lokasi penggalangan dana.
Penghormatan kepada pendiri Tzu Chi, Master Cheng Yen mengawali penggalangan dana ini. Para guru dan staf kemudian memanjatkan doa dengan tulus, mendoakan warga di sana diberi kesabaran dan bencana ini segera berlalu sehingga warga dapat menjalani aktivitas seperti sedia kala.
Penggalangan dana berjalan tertib. Para guru dan staf berbaris rapi memasukkan donasi ke dalam kotak yang dipegang oleh kepala dan wakil sekolah dari tiap unit. Penggalangan dana ini memang khusus untuk para guru dan staf. Pada kesempatan berikutnya akan ada penggalangan dana bagi murid dan para orang tua secara daring.
“Saya sangat tergugah sekali setiap kali kami menggalang dana untuk bencana seperti ini. Saya melihat inilah misi yang mulia dari Tzu Chi. Jadi Tzu Chi bukan hanya sekolah tapi kita membina manusia dengan akhlak yang mulia, dengan perasaan ingin membantu orang lain dan membantu sesama,” kata Direktur Sekolah Tzu Chi Indonesia, Sudino Lim saat melihat antusiasme para guru dan staf kala berdonasi.
Sudino Lim menambahkan, donasi yang terkumpul pada Senin, 13 Desember 2021 ini akan segera disalurkan melalui Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Sementara itu, Komal Keswani, guru Matematika di tingkat secondary menuturkan, doa dan cinta para guru di Sekolah Tzu Chi Indonesia ada untuk warga korban bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang.
“Kami tahu ini adalah masa yang sulit, tapi seperti rekan-rekan saya katakan This Too Shall Pass (ini akan berlalu). Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kesulitan warga di sana,” pungkasnya.
Sementara itu di Surabaya, para relawan Tzu Chi di sana terus mencurahkan perhatian pada warga penyintas bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Sehari setelah bencana erupsi, Tim Tanggap Darurat Tzu Chi Surabaya langsung melakukan survei ke lokasi pengungsian. Di hari itu juga, bantuan logistik disalurkan dengan pengawalan Polda Jatim.
Selain bantuan logistik, pada 9 Desember 2021, Tzu Chi Surabaya juga memberi bantuan dana pemerhati kepada 20 korban yang dirawat di rumah sakit karena dampak abu vulkanik dan lahar dingin. Tzu Chi Surabaya juga memberikan 600 paket bantuan kepada para personil TNI dan Polri yang tanggap membantu korban bencana. Paket bantuan ini berisi pasta gigi, sampo, sabun mandi, obat herbal masuk angin, minuman jahe instan, larutan penyegar, kopi, serta masker.
Fotografer : Khusnul Khotimah,
Editor : Arimami Suryo A.