Gembira atau Menderita, Tergantung pada Satu Niat Pikiran
Seorang pria dengan ekspresi sedih berbicara tentang penderitaan sakitnya.
Dia Berkata : Saya menderita sakit di tubuh, sehingga sulit terhindarkan kalau suasana hati saya sering memburuk dan berdampak pada suasana lingkungan di sekitar saya.
Master Cheng Yen menjawab :
Tiada sesuatu pun di dunia ini yang benar-benar merupakan milik kita, termasuk tubuh kita ini. Kita hanya punya hak pakai, bukan hak milik atas tubuh kita. Lahir, menjadi tua, sakit dan mati adalah hal yang sangat alamiah. Jadi kita harus belajar untuk bisa melepaskan diri dari ikatannya. Sakit itu tidak menakutkan, lebih menakutkan adalah saat batin kita tidak bisa damai.
Gembira atau menderita tergantung pada satu niat pikiran. Ketika jasmanih jatuh sakit, batin kita jangan ikut-ikutan sakit. Pemeliharaan kondisi psikologis yang sehat dalam kehidupan sehari-hari adalah lebih penting daripada perawatan medis setelah jatuh sakit. Temperamen kita itu bisa dikendalikan, jadi harus berusaha untuk mengecilkan ego dan melapangkan hati kita.
Apa yang dimakan dapat dicerna, kenapa hawa amarah tidak dapat dicerna? Hawa amarah juga dapat harus diredakan. Anda harus selalu bersyukur, berterima-kasih kepada keluargamu karena telah merawatmu, lalu mengapa anda masih suka mengumbar amarah?
Dikutip dari : Buku Master Cheng Yen menjawab pertanyaan dari para tamu_Bagian I : Lahir, menjadi tua, sakit, dan mati.