Mengapa kehidupan seseorang bisa dikendalikan oleh nasibnya ?
by
Ada yang bertanya kepada Master Cheng Yen : Mengapa manusia tidak bisa mengendalikan kehidupannya sendiri, bagaikan orang bodoh yang membiarkan dirinya dikuasai oleh lingkungan luar dan diatur oleh nasibnya ?
Master Cheng Yen memjawab : Hanya manusia awam yang membiarkan kehidupannya diatur oleh nasib (dalam ajaran Buddha disebut kekuatan karma), sedangkan manusia suci sanggup menentukan nasibnya sendiri. Bagaimana bisa mengatur nasib ? Kita mesti menggunakan kekuatan dari keyakinan, tekad, dan kebijaksanaan secara teguh dan gigih menghilangkan pikiran jahat yang mendatangkan kerisauan sehingga timbul kebijaksanaan dan kekuatan karma berubah selamanya. Segalanya tentu akan bisa terbebaskan dan batin memperoleh keleluasaan.
Dikutip dari Buku Perenungan, Kebijaksanaan, dan Cinta Kasih.