Menumbuhkan Kerukunan dan Toleransi Lewat Pembelajaran Budi Pekerti
Pada hari Sabtu, 18 Juni 2026, sebanyak 11 relawan pendidikan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Utara 3 dan He Qi Jakarta Barat 4 melaksanakan kegiatan kelas budi pekerti bagi 35 anak di Rusun Muara Angke. Kegiatan yang mengangkat tema “Hidup Rukun Bertoleransi” ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kerja sama, komunikasi, serta sikap saling menghargai dalam keberagaman sejak usia dini.
Pembelajaran dimulai dengan permainan menyusun puzzle yang dikemas dalam bentuk kuis dan dikerjakan secara berkelompok. Melalui kegiatan yang dipandu oleh Andrew Ng sebagai pembawa materi, anak-anak diajak untuk memahami bahwa sebuah tujuan akan lebih mudah tercapai ketika setiap anggota kelompok saling bekerja sama, membantu, dan menjalankan peran masing-masing dengan baik. Setiap anak memiliki tugas yang berbeda, ada yang menjawab pertanyaan dan ada pula yang menyusun puzzle. Dengan pembagian peran tersebut, anak-anak terlihat kompak, antusias, serta mampu bekerja sama dengan baik dalam kelompoknya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi menggambar bertema “Membangun Desa Harmoni”. Dalam kegiatan ini, setiap anak diberikan tugas yang berbeda, ada yang menggambar tempat ibadah, pohon, taman, gedung sekolah, rumah, dan lainnya sesuai kreativitas masing-masing. Proses ini bukan hanya melatih kreativitas, tetapi juga mengajarkan pentingnya mendengarkan pendapat teman, menghargai ide orang lain, serta bekerja sama agar tercipta satu gambaran desa yang indah dan harmonis.
Dari seluruh rangkaian kegiatan hari itu, anak-anak diajak menarik kesimpulan bahwa toleransi, hidup rukun, dan menghargai perbedaan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan. Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang dapat menghasilkan sesuatu yang lebih baik ketika disatukan dengan sikap saling menghargai.
Hal ini sejalan dengan Kata Perenungan Master Cheng Yen, “Lapang hati dan bertoleransi adalah sumber dari kebahagiaan hidup.”
Kegiatan ini menegaskan bahwa menanamkan nilai toleransi sejak dini sangat penting untuk membentuk pribadi yang humanis, bijaksana, dan peduli terhadap sesama. Oleh karena itu, kelas budi pekerti seperti ini menjadi sarana yang sangat bermakna dalam membangun karakter anak-anak sebagai generasi penerus yang membawa keharmonisan bagi masyarakat.
Jurnalis : Rini, Ritawati (He Qi Jakarta Utara 3),
Fotografer : Rini (He Qi Jakarta Utara 3),
Editor : Arimami Suryo A.