Kegiatan Internasional

Relawan Tzu Chi Bergandengan Tangan dengan Warga Komunitas Fresno untuk Mengirim Cinta Kasih Kepada Pengungsi Afghanistan

Pada pertengahan tahun 2021, kekerasan di Afghanistan meningkat dan menyebar ke seluruh negeri, menyebabkan sekitar 318.500 orang mengungsi dari tanah airnya. Terlebih lagi, 80% dari mereka yang terpaksa mengungsi adalah wanita dan anak-anak. Hampir 6 juta warga Afghanistan telah terusir dari rumah dan negeri mereka untuk mencari keselamatan dan kesejahteraan.

Relawan Tzu Chi di Fresno meningkatkan upaya komunitas setempat untuk mengirim cinta kasih kepada para keluarga pengungsi Afghanistan.

Dipengaharui oleh krisis yang masih berlangsung ini, beberapa pengungsi yang mengungsi ke Amerika Serikat tinggal sementara di Wisconsin, West Virginia, dan Texas, dengan bantuan dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB). Pada bulan November tahun 2021, relawan Tzu Chi Ling Cho mengetahui melalui Fresno Bee bahwa sebuah keluarga pengungsi Afghanistan akan direlokasi ke komunitas Fresno, dan sangat membutuhkan bantuan. Untuk itu, Chang, yang tergerak untuk bertindak, segera berkoordinasi dengan relawan lain di komunitas setempat untuk mengumpulkan barang-barang kebutuhan sehari hari dan mengantarkannya ke organisasi yang ditunjuk untuk merelokasi keluarga pengungsi tersebut.

Solusi cepat untuk menyewa rumah

Relawan Tzu Chi di Fresno bekerja sama membersihkan kantor Tzu Chi dan membantu keluarga tersebut untuk pindah masuk.
Sejak akhir tahun 2021, relawan Tzu Chi di Fresno, California, telah merawat keluarga pengsungsi Afghanistan setempat.

Pemilik kantor Tzu Chi di Fresno awalnya berencana untuk menggunakan sendiri rumah tersebut sebagai tempat tinggal pasca pensiun, tetapi setelah mengetahui bahwa ada keluarga pengungsi afghanistan membutuhkan tempat tinggal, namun menghadapi tantangan dan kendala karena keterbatasan anggaran, dia memberikan bangungan tersebut untuk kehidupan baru. Relawan Tzu Chi mengosongkan tempat tersebut sesegera mungkin agar keluarga yang telah mengalami perang dan pengungsian dapat memiliki tempat tinggal sementara.
Salah seorang anggota keluarga pengungsi tersebut yang bernama Basir menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada para relawan Tzu Chi yang begitu cepat membantu. Basir tiba di Amerika Serikat lima tahun lalu, awalnya tinggal di daerah Salinas di California bagian utara, tetapi biaya sewa tempat tinggal yang tinggi di daerah tersebut mendorongnya untuk mencari tempat tinggal di Fresno. Ketika keluarganya bisa datang dan bergabung dengannya di Amerika Serikat, mereka memilih untuk tinggal bersama di Fresno. Basir sendiri telah memberi bantuan penting sebagai penerjemah selama proses pindah.

Pengiriman bantuan keperluan sehari-hari yang tepat waktu 

Relawan Tzu Chi Ling Cho berkoordinasi dengan relawan setempat untuk mengumpulkan perabot bekas, kemudian mengantarkannya kepada keluarga pengungsi Afghanistan yang membutuhkan.
Relawan Tzu Chi meningkatkan kesadaran akan situasi di antara warga komunitas Fresno, yang salah satunya menyumbangkan sepeda anak-anak.

Lima tahun lalu, Basir datang ke Amerika Serikat tanpa mengenal siapapun. Dia menghadapi kendala untuk menyewa rumah karena tidak memiliki catatan kredit, dan dia beserta istrinya menyewa sebuah kamar kecil disebuah rumah. Tetapi, pemilik rumah tidak mau berbagi dapur, sehingga keluarga tersebut tidak memiliki pilihan lain selain harus selalu makan diluar. Hidup saat itu penuh dengan kesulitan.
Setelah pindah ke Fresno, gereja lokal dan komunitas lokal menawarkan segala jenis barang-barang kebutuhan hidup. Kehangatan yang dialami saat menerima pemberian materi tersebut sangat menyentuh Basir, mengingat masa-masa sulit yang dialami mereka sebelum pindah ke Fresno. “Suatu hari, saya mengalami serangan jantung dan berpikir bahwa waktu saya telah tiba,” katanya. “Tetapi saya tidak pernah berpikir saya akan diselamatkan.” Setelah pengalaman hidup dan mati tersebut, Basir merasa Tuhan memiliki misi untuknya : membantu orang lain yang terkena dampak konflik tersebut untuk menemukan tempat tinggal yang aman, bisa memperoleh kebutuhan hidup, dan memulai hidup yang baru dengan pikiran tenang.
“Ketika para pengungsi ini meninggalkan rumah mereka, mereka tidak membawa apa-apa selain pakaian yang sedang mereka pakai; mereka pergi ke sebuah negeri yang jauh ribuan kilometer jauhnya dari rumah mereka, menghadapi lingkungan yang baru, bahasa yang baru, dan kehidupan yang baru, yang semuanya penuh dengan tantangan,” kata Lizhen Zhu, seorang relawan Tzu Chi.
Berkat bantuan dari Basir, relawan Tzu Chi Lizhen Zhu mengetahui apa-apa saja yang paling dibutuhkan oleh para keluarga pengungsi, dan bisa mengantarkan persediaan yang tersedia kepada para keluarga pengungsi yang membutuhkan. Trauma yang dialamai para pengungsi telah membuatnya patah hati. Dan, dia melihat sendiri para keluarga Afghanistan yang mengungsi menempatkan harapan mereka kepada anak-anak mereka, seperti yang dilakukan keluarga imigran generasi pertama, bertekad untuk membesarkan anak-anak mereka untuk sukses di negeri yang baru. 

Cinta kasih tidak pernah absen

Relawan Tzu Chi di Fresno mengajak warga komunitas untuk mengumpulkan cinta kasih mereka dan menolong para pengungsi Afghanistan dengan membeli roti-roti yang mereka buat dengan tangan.
Relawan Tzu Chi Lizhen Zhu, yang juga dari keluarga pengungsi, bisa merasakan perasaan mereka yang telah dibantu.

“Saya sedih dengan apa yang dialami para pengungsi dan apa yang mereka rasakan, karena ayah saya juga mengalami hal yang sama ketika jatuhnya pemerintahan Burma,” kata Lizhen Zhu. “Kami sangat senang mendapat kesempatan untuk memberi, dan kami sangat bersyukur dengan referensi dari Ling Cho. Sangat menyentuh hati saya melihat bagaimana relawan Tzu Chi melakukan yang terbaik untuk membantu mereka. Proses untuk memulai kehidupan baru di negeri asing jelas merupakan hal yang susah bagi para pengungsi Afghanistan, dan saya berharap mereka bisa segera menetap.”
Saat ini, pusat layanan Tzu Chi di Fresno telah membentuk Afghan Refugee Rescue Team. Para relawan tim tersebut mengorganisir berbagai kegiatan pemberian bantuan, sekaligus memastikan kebutuhan yang tepat yang dibutuhkan oleh para pengungsi sehingga mereka bisa selalu memberi bantuan dan perawatan yang mendalam, membangun komunitas yang lebih kuat, dan sebuah kehidupan yang harmonis.

Sumber : www.tzuchi.us,
Jurnalis : Kelly Liu, Ling Cho,
Fotografer : Kelly Liu, Mengsha Zhang, Ling Cho,
Editor : Adriana DiBenedetto,
Diterjemahkan kedalam Bahasa Mandarin oleh : H.B. Qin,
Diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia oleh : Sik Pin.
 

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

rp888

https://www.geocities.ws/moulmaths/

https://www.geocities.ws/digitalanam/

rp888

rp888