Relawan Tzu Chi Berikan Kegembiraan dan Ketenangan Pikiran di East Palo Alto melalui Acara Back To School
Mengenakan sepasang sepatu kets warna merah muda cerah yang baru, seorang gadis kecil mencoba beberapa langkah sebelum memberi acungan jempol kepada relawan Tzu Chi. “Saya sangat suka ini,” katanya dengan gembira, bersemangat untuk memakai sepatu barunya yang nyaman di hari pertama kembali ke sekolah.
Pada tanggal 11 September 2021, relawan Tzu Chi di Silicon Valley, California, menyelenggarakan acara Back-To-School untuk anak-anak di komunitas East Palo Alto. Didalam tas bingkisan yang disusun dengan cermat yang diorganisir oleh relawan komunitas adalah seragam sekolah dan sepatu yang baru untuk para murid sekolah, masker kain yang dibuat sendiri oleh relawan Tzu Chi, masker medis, dan perlengkapan kebersihan, seperti tisu desinfektan, tisu, sabun cuci tangan, dan hand sanitizer. Dengan bekal tersebut, diharapkan keluarga-keluarga di distrik sekolah East Palo Alto dapat lebih percaya diri untuk kembali ke sekolah sambil tetap menjaga kesehatan.
Keluarga para murid yang diundang untuk mengikuti acara ini diundang berdasarkan daftar yang disediakan oleh staf sekolah di distrik tersebut, yang sudah bekerja sama dengan relawan Tzu Chi selama bertahun-tahun. Dimulai pada bulan May 2020, ketika pandemi semakin parah, relawan Tzu Chi dengan penuh perhatian melakukan pendampingan dan perawatan kepada keluarga secara berkesinambungan. Selama sekitar satu tahun terakhir, kartu berisi bantuan uang tunai dan pemberian barang telah menolong lebih dari 60 keluarga.
Untuk acara ini, relawan Tzu Chi mempersiapkan bingkisan bantuan untuk 35 keluarga, yang membantu sebanyak 82 murid sekolah.
Hati penuh luapan emosi
Orang tua Alma Romero Lope, seorang siswa sekolah menengah pertama, datang ke ke Amerika Serikat bersama-sama dengan anak-anaknya dari Guatemala bertahun-tahun yang lalu, dan tinggal di East Palo Alto. Hidup tidak mudah bagi mereka, namun mereka tetap optimis. Selama akhir pekan, Alma bekerja dengan relawan Tzu Chi di bank makanan untuk mendistribusikan bantuan, dan menggunakan waktunya untuk menjadi penerjemah Bahasa Spanyol selama aktivitas klinik medis gratis yang diadakan Tzu Chi.
Ketika pandemi semakin parah, ayah Alma dinyatakan positif menderita Covid-19, dan tidak bisa bekerja selama masa pengobatan dan masa karatina – yang berakibat hilangnya sumber pendapatan utama mereka. Keseluruhan keluarga di karantina bersama, mereka tiba-tiba diselimuti masa suram. Untungnya ayah Alma cepat sembuh, tetapi paru-parunya terinfeksi, sehingga dia harus membatasi jam kerjanya demi kesehatannya. Relawan Tzu Chi memberikan bantuan langsung untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek mereka.
Di hari pelaksanaan acara Back-to-School, Ibu Alma dan ketiga anaknya menyampaikan apresiasi atas bantuan dari Tzu Chi. “[Para relawan Tzu Chi] bukan hanya memberi bantuan keuangan tetapi juga menelpon dari waktu ke waktu karena mereka peduli dengan hidup kami,” kata ibu Alma dengan mata berlinang airmata. ” Mereka berkomunikasi dengan kami melalui penerjemah dan mendengarkan semua kebutuhan kami. Terima kasih sebesar-besarnya.”
Alma, ditemani oleh keluarganya, menghadiri acara Back-to-School untuk mengambil bingkisannya, dan pada saat yang sama, dengan murah hati melayani tetangganya dengan bertindak sebagai penerjemah Bahasa Spanyol. “Kami tumbuh bersama semasa pandemi, dan kami juga dapat menghadapi tantangan untuk menghadapi pandemi secara bersama-sama.”
Terinspirasi untuk memberi kembali
Lucinda Madrid mengikuti acara Back-to-School bersama dengan ketiga putrinya, putri sulungnya mengendong adik bungsunya. Arianna, putri kedua Lucinda yang berusia 5 tahun, memegang celengan Tzu Chi di tangannya. “Ini untuk amal,” katanya dengan senyum malu-malu, dan memberikan celengannya kepada relawan Tzu Chi.
Pada bulan Mei 2020, Arianna menerima celengan Tzu Chi ketika keluarganya menerima bantuan dari Tzu Chi. Pada saat itu, ayah gadis kecil itu tidak bisa bekerja karena pandemi, dan Tzu Chi memberikan bantuan tunai kepada keluarganya, yang membantu mereka untuk jangka pendek. Ketika kondisi mulai membaik, Arianna mulai menabung uang receh keluarganya satu persatu kedalam celengan setiap hari, berharap agar siklus cinta kasih tetap berputar.
Pada hari pembagian, Arianna mendonasikan semua uang di celengannya untuk kedua kalinya. Ketika dia bertemu relawan Tzu Chi di akhir bulan Juli, Arianna sudah berdonasi untuk pertama kalinya.
Ibu Arianna, Lucinda, telah mengetahui bahwa ketika keluarganya butuh bantuan, adalah cinta kasih dari seluruh dunia – yang terkumpul dalam celengan Tzu Chi seperti milik mereka – yang memungkinkan Tzu Chi menyediakan dana bantuan tunai untuk mereka. Seluruh keluarganya sangat tersentuh oleh kepedulian yang mereka rasakan, dan mereka bersumpah untuk membantu keluarga lain melalui celengan Tzu Chi yang mereka miliki. “Rasanya seperti seluruh keluarga kami berdiri bersama relawan Tzu Chi untuk menolong mereka yang membutuhkan,” kata Lucinda. “Semua keluarga kami sangat berterima kasih atas bantuan tunai yang Tzu Chi berikan, yang sangat membantu kami.”
Tetangga menolong tetangga
Elizabeth Inoslaoza adalah seorang relawan penerjemah yang pindah dari Chile ke Bay Area lima tahun lalu. Awalnya, dia mengalami tantangan dalam berkomunikasi dan mengikuti ESL. Setelah itu, teman-temannya mengenalkannya pada Tzu Chi, dan dia segera bergabung dengan tim relawan. Elizabeth berperan aktif dalam dalam kegiatan distribusi bantuan selama masa pandemi dan mengirim pesan teks dalam Bahasa Spanyol kepada calon penerima bantuan.
Elizabeth mengatakan bahwa pengalaman pribadinya telah membantunya mengerti akan kesusahan tetangganya, dan ketidak-mampuan mereka untuk meminta bantuan. Oleh karena itu, dia mendedikasikan waktunya selama masa pandemi sebagai relawan penerjemah, dan merasa dia telah mencapai banyak hal. “Saya merasa seperti suara para keluarga penerima bantuan yang berbicara dalam Bahasa Spanyol, jadi ketika mereka butuh bantuan, mereka bisa menyampaikan apa yang mereka butuhkan. Saya bisa menolong para keluarga penerima bantuan untuk mengatasi masalah bahasa dan menghubungkan mereka dengan Tzu Chi,” jelas Elizabeth.
Bantuan dan perhatian berkesinambungan dari para relawan Tzu Chi
Lokasi pelaksanaan acara Back-to-School berada di Costano Elementary School (Sekolah Dasar Costano), yang juga merupakan tempat pendistribusian layanan bank makanan di East Palo Alto. Relawan komunitas Sunnvale Tzu Chi menyediakan dukungan setiap minggu untuk membantu distribusi. Kali ini, para keluarga penerima bantuan Back-to-School sekalian juga memeproleh kebutuhan dapur.
Relawan Tzu Chi memanggil setiap keluarga satu-persatu di awal persiapan acara. Sebagai upaya untuk memahami situasi dari setiap keluarga penerima bantuan, relawan Tzu Chi mengajak mereka berpartisipasi dalam acara tersebut, relawan Tzu Chi memperoleh data ukuran baju dan sepatu serta warna kegemaran setiap anak.
Untuk memastikan bahwa setiap anak menerima sepasang sepatu baru yang nyaman dipakai yang juga cocok dengan selera mereka, relawan Tzu Chi mengundang mereka untuk mencoba langsung pada hari pembagian. Jika ternyata ukuran sepatu salah, relawan Tzu Chi akan pergi ke toko yang menjual untuk menukarnya dengan ukuran yang sesuai.
Jurnalis : Christina Chang,
Fotografer : Christina Chang, Edward Hwang,
Editor : Adriana DiBenedetto,
Diterjemahkan kedalam Bahasa Mandarin oleh : H.B. Qin,
Diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia oleh : Sik Pin.